Golkar-Demokrat Kirim Cawagub Khofifah

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Peta politik Jawa Timur sudah tidak lagi sibuk bicara siapa calon gubernur (Cagub) pada pemilihan gubernur (Pilgub) Jatim 2018. Karena diprediksi ada tiga kandidat yang bakal maju sebagai calon gubernur. Prediksinya yang beredar berdasarkan perkembangan komunikasi elite di Jakarta, mengerucut pada Saifullah Yusuf alias Gus Ipul (PKB - PDIP), Khofifah Indar Parawansa (Partai Demokrat, Golkar, Hanura dan Nasdem) dan La Nyalla Mattalitti (Gerindra, PAN, PKS). Saat ini, sudah mulai panas pertarungan siapa kandidat bakal calon wakil gubernur yang akan berpasangan dengan tiga kandidat itu. Berbagai spekulasi kandidat sudah bermunculan. Gus Ipul, misalnya, sudah menjadi rebutan Abdullah Azwar Anas (Bupati Banyuwangi), Budi ‘Kanang’ Sulistyo (Bupati Ngawi), Kusnadi (Ketua DPD PDI-P Jatim) dan Tri Rismaharini (Walikota Surabaya). Sedangkan untuk La Nyalla, santer berkembang, cawagubnya adalah Masfuk, mantan Bupati Lamongan yang saat ini Ketua DPW PAN Jatim. Sedangkan terbaru, kabarnya kandidat cawagub Khofifah antara lain, Hj Nina Soekarwo (istri Soekarwo), Nurwiyatno (Kepala Inspektorat Jatim), Heru Tjahjono (Mantan Bupati Tulungagung), Harsono (mantan Bupati Ngawi) dan Saiful Rahman (Kepala Dinas Pendidikan Jatim). Sekretaris DPD Partai Demokrat Jawa Timur mengatakan, DPD partai Demokrat Jatim sudah menyerahkan 7 nama cawagub ke DPP, dari nama yang diajukan 4 nama yang diserahkan bukan nama yang melewati tahapan pendaftaran. “Tapi nama mereka muncul dari hasil survey dan punya potensi menjadi cawagub Jatim,” terang Renville, di kantornya, Kamis (5/10/2017). Nama yang diajukan ke DPP untuk posisi cawagub yakni Kombes Pol Syafiin dan Nurwiyatno (Kepala Inspektorat Jatim) yang daftar di Demokrat. Kemudian 3 nama lagi adalah dari kalangan birokrat yang juga mantan kepala daerah, yakni Heru Tjahjono (mantan bupati Tulungagung) yang saat ini duduk sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim dan Harsono (mantan bupati Ngawi) yang kini menjabat Dirut RSU Dr Soetomo dan Saiful Rahman kepala Dinas pendidikan Jatim. Dari internal Demokrat, diusulkan nama Renville Antonio (Sekretaris DPD PD Jatim) dan Maskur (Wakil Ketua DPD PD Jatim). "Tujuh nama itu diajukan ke DPP berdasarkan hasil survei yang dilakukan DPD partai Demokrat Jatim berpotensi duduk sebagai cawagub Jatim," ungkapnya. Soal siapa cawagub yang akan direkom oleh DPP Partai Demokrat, Renville menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada Majelis Tinggi Partai Demokrat. “Kita usulkan nama-nama itu, perkara nanti siapa yang diputuskan itu kewenangan penuh DPP dan partai-partai koalisi,” imbuh anggota DPRD Jatim 3 periode ini. Rapat Tim Pilkada Golkar Sementara itu, dari Partai Golkar juga langsung bergerak cepat menyambut keputusan DPP Partai Golkar yang menyatakan sudah final mendukung Khofifah sebagai calon gubernur Jatim 2019-2024. Selanjutnya, Partai berlambang pohon beringin ini sedang menggodok kandidat calon wakil gubernur. Fredy Purnomo, Ketua Harian DPD Partai Golkar Jatim menyatakan pihaknya baru saja menggelar rapat dengan seluruh tim pilkada Golkar Jatim, kemarin sore (5/10). Rapat tim pilkada 18 kab/kota itu, salah satunya juga membahas keputusan dari DPP Partai Golkar soal dukungan kepada Khofifah Indar Parawansa sebagai cagub Jatim. “Dengan tidak meninggalkan rasa hormat dengan Gus Ipul. Kami di Golkar Jawa Timur akan melaksanakan keputusan DPP Partai Golkar untuk mendukung Khofifah,” kata Fredy. “Rasa hormat itu perlu diberikan kepada Gus Ipul karena Gus Ipul, juga salah satu kandidat yang daftar lewat Golkar Jatim,” imbuh Fredy. Dijelaskannya, turunnya keputusan DPP itu sudah dibahas di Jakarta tanggal 2 Oktober lalu. “Saya hadir sebagai ketua tim pilkada 2 Oktober 2017 Senin di DPP dipimpin Nurdin Halid, Sekjen dan Nusron Wahid telah diputuskan saudara Khofifah Indar Parawansa sebagai calon gubernur yang diusung Partai Golkar,” ungkapnya. Soal kandidat yang sudah mendaftar, Fredy mengatakan, sebenarnya di Golkar ini serius tidak main-main terhadap yang sudah mendaftar kemarin. Terbukti Golkar melakukan sosialisasi yang sistematik untuk lima kandidat itu ke 38 kab/kota se Jatim. Disisi lain, Golkar juga sudah merapatkan soal kandidat calon wakil Gubernur Jatim yang akan dipasangkan dengan Khofifah. “Kita usulkan 4 orang. Yaitu Kombes Pol Syafiin, Nurwiyatno, Istu Bagio, dan Ridwan Hisjam. Gus Ipul tidak kita usulkan karena mendaftar sebagai calon gubernur,” kata Fredy. Fredy mengaku sudah mendengar juga kandidat cawagub yang diusulkan Partai Demokrat. Dari situ diketahui, ada nama yang sama. Yaitu Nurwiyatno dan Kombes Pol Syafiin. “Ya Berarti komunikasi sudah nyambung. Tinggal final saja, kami terus komunikasi dengan teman-teman Demokrat, Hanura dan Nasdem,” pungkasnya. n rko

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Kamis, 05 Mar 2026 19:47 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:38 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:28 WIB
Berita Terbaru