Wakil Ketua DPRD Temui Aksi Ujung Rasa Mahasiswa

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Gresik- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Nur Qolib menemui puluhan mahasiswa yang melakukan unjuk rasa di depan kantor DPRD Kabupaten Gresik, Selasa (31/10) pagi. Saat menemui pengunjuk rasa, politisi dari PPP ini hanya didampingi Kabag Humas DPRD Sutarmo, Kasat Bimmas Polres Gresik AKP Zainuddin dan Kapolsek Gresik Kota AKP Suyatmi, untuk berdialog dan mencari titik temu perihal tuntutan demonstran ini. "Anggota DPRD yang lain, mana ya?. Padahal, mereka sama-sama digaji tinggi oleh rakyat loh," celutuh diantara pengunjuk rasa. Menurut informasi saat mahasiswa yang tergabung dalam Formagres menggelar aksi ujuk rasa, anggota DPRD Gresik lainnya sedang tidak ada di kantor. "Aksi ini saya dukung. Saya respon. Tetapi secara kelembagaan saya belum bisa putuskan sendiri. Kami akan musyawarakan dengan unsur pimpinan lainnya," kata Nur Qolib dihadapan demonstran. Meskipun demikian, Nur Qolib secara pribadi sepakat atas enam poin tuntutan mahasiswa dan dia teken di atas materai 6.000. Namu, secara institusi dia tetap akan menyampaikan aspirasi mahasiswa tersebut kepada pimpinan DPRD. Seperti diketahui, pululan mahasiswa menggelar unjuk rasa di kantor DPRD Gresik, Jalan KH Wachid Hasyim. Demonstran menuntut pembebasan rekannya yang dijadikan tersangka saat demo anarkis di kantor Bupati Gresik, menuntut revitalisasi Alun-alun Gresik Kota dihentikan dan penataan secara layak PKL eks Alun-alun. Selain itu, mereka juga minta penghentian kriminalisasi mahasiswa atau aktifis saat menyampaikan pendapat di muka umum. Pasalnya, kriminalisasi aktifis merupakan pembungkaman aspirasi mahasiswa. "Kami apresiasi pak Qolib yang telah mendukung dan menerima kedatangan mahasiswa menyampaikan aspirasinya," kata Aditya Nofanda, Ketua BEM UISI. Selain itu, Wahil dalam orasinya dia menyampaikan enam tuntutan dalam aksi tersebut. Diantaranya, tegakkan Pasal 28 UUD 1945 dan Pasal Nomor 9 tahun 1998 tentang HAM dan menyampaikan pendapat dihadapan umum. (Mis/SP)

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru