Demi PMII, Sadad Tetap Hadiri Acara Kopri PMII

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kopri PKC PMII Jatim mengadakan Talkshow Sekolah Kader Kopri (SKK) Tahun 2017 Gedung Twin Tower A Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Sabtu (11/11). Acara tersebut sedianya dihadiri oleh Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, anggota DPR RI Hasan Aminuddin, anggota DPRD Jatim Anwar Sadad, dan Wabup Lamongan Kartika Hidayati untuk didapuk menjadi pembicara. Hanya saja, hingga pukul 16.13 WIB, hanya Anwar Sadad yang nampak menghadiri acara tersebut. Para pembicara lainnya tidak memberikan konfirmasi yang jelas atas ketidakhadiran mereka. Dimintai keterangannya melalui pesan singkat, Sadad mengatakan bahwa tugasnya lah untuk memastikan bahwa pergerakan PMII masih terus berjalan. "Forum Sekolah Kader Korp PMII Putri ini sesuatu yang sangat penting dan fundamental. Ini menentukan masa depan kader PMII sebagai wajah NU dan wajah politik Indonesia. Saya dibesarkan oleh PMII. Di PMII lah saya ditempa menjadi aktivis yang bukan hanya sadar politik tapi juga sadar nilai. Anwar Sadad menjadi seperti sekarang ini sama sekali tidak bisa dilepaskan dari PMII," kata Sadad. Disinggung terkait informasi acara tersebut tidak memiliki izin dari pihak Rektorat UINSA, Sadad mengatakan bahwa hal tersebut seharusnya tidak menjadi masalah. "Legal dan tidak legal dalam konteks ini adalah persoalan adminiatratif, mestinya tidak boleh mengalahkan hal yang lebih substansial. Untuk itulah saya tetap hadir diacara PMII ini, meski dianggap ilegal dan pembicara lain membatalkan diri hadir. Sudah menjadi tanggung jawab moral saya untuk menemani adik-adik PMII disaat mereka menghadapi masalah. Bahkan sebelum acara tadi saya sempat menawarkan untuk memindah acara ke kantor DPD Gerindra dan akan saya fasilitasi sebagaimana kemampuan saya," tegas Sadad. Di sisi lain, menurut Sadad, sudah sewajarnya kampus digunakan sebagai tempat berlangsungnya acara-acara seperti Sekolah Kader Kopri. "Secara fitrah, kampus adalah tempat gagasan dan ide besar disemai, dipupuk, dimatangkan," pungkasnya.ifw

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru