SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Meski Henry Jocosity Gunawan, alias Cen Liang, sudah menjadi tersangka dan terdakwa dalam kasus pidana penggelapan dan penipuan. Cen Liang, bos PT Gala Bumi Perkasa, pengembang Pasar Turi Baru itu masih bisa berpesta bersama kerabat dan teman dekatnya. Padahal, sehari sebelumnya, Cen Liang mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya usai pelimpahan tahap II atas perkara penipuan dan penggelapan dari laporan pedagang Pasar Turi korban kebakaran Surabaya.
Dari informasi yang dihimpun Surabaya Pagi, Kamis (16/11/2017) kemarin, Cen Liang terlihat sedang berpesta besar-besaran di sebuah restoran mewah di Jalan Imam Bonjol Surabaya. Cen Liang terlihat sedang merayakan ulang tahunnya bersama keluarga, kerabat dan sanak family.
Hal itu diperoleh dari beberapa foto dan video perayaan ulang tahun Henry J Gunawan, Kamis kemarin. Cen Liang, yang memakai baju putih motif polkadot kecil warna hitam, terlihat ceria merayakan ulang tahun di sebuah resto mewah itu. Bahkan, Cen Liang menyanyikan lagu Ulang Tahun bersama teman-temannya. Sesekali, Cen Liang dicium oleh seorang wanita yang merupakan istrinya. “Panjang umurnya, panjang umurnya, panjang umurnya serta mulia... tiup lilinnya... Ayo tiup lilinnya khoo,” ucap salah satu kerabat Henry Gunawan, sembari bertepuk tangan.
Akan tetapi, data diri Cen Liang yang dimiliki Surabaya Pagi dari berkas BAP penyidikan, bahwa Henry merupakan kelahiran Jember, pada tanggal 7 Desember 1954. Berbeda dari perayaan Kamis siang kemarin.
Perayaan ulang tahun Cen Liang ini dirayakan bersama sekitar 20 orang lebih di restoran 100 Degrees Surabaya Jalan Imam Bonjol 126 Surabaya. Saat Surabaya Pagi mencoba menggali di 100 Degrees, Kamis (16/11/2017) sore kemarin, restoran ini cukup besar dengan interior mewah. Bahkan, untuk menikmati hidangan serba seafood dengan konsep livesteam ini harus melakukan reservasi terlebih dahulu. “Memang disini selalu ramai, kalau tidak reservasi, nanti takutnya tidak kebagian,” jelas salah satu pelayan bernama Ulfa, Kamis sore kemarin.
Surabaya Pagi yang mencoba datang di restoran mewah itu, beberapa petugas baru saja bersih-bersih di salah satu ruangan. Salah satu pelayan pria menyebut, baru saja ada acara ulang tahun. “Tadi acaranya pak Henry. Bilangnya acara ulang tahun. Sejak siang sampai mau sore. Lumayan ramai tadi (kemarin, red),” jelasnya.
Sayangnya, tidak diketahui, total biaya pesta “Ulang tahun” Henry. Akan tetapi, dari analisis Surabaya Pagi, bisa mencapai lebih dari Rp 10 juta. “Bertiga saja makan disini, hampir Rp 1 juta. Bisa saja lebih dari Rp 10 juta,” ucap salah satu wartawan Surabaya Pagi yang sore itu merasakan hidangan livesteam.
Editor : Redaksi