SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Meski sempat direnovasi bagian yang rusak, salah satu ruang lorong di gedung RSUD dr Soegiri Lamongan plafonya ambrol karena tidak bisa menahan derasnya air, setelah beberapa hari ini di wilayah Lamongan terjadi turun hujan dengan intensitas sedang. Ambrolnya plafon itu, seperti yang disampaikan oleh Yudi salah satu keluarga pasien yang kebetulan menjenguk kerabatnya di rumah sakit milik pemerintah daerah itu terjadi pada Sabtu sore (2/12/2017). Beruntung saat ambrol, tidak ada orang dibawahnya dan tidak sampai memakan korban. Hanya saja seisi ruangan yang menghuni di ruang Flamboyan awalnya kaget, karena jatuhnya plafon terbilang keras. Mendengar jatuhnya plafon itu, lanjut Yudi, dirinya langsung keluar ruangan bersamaan dengan keluarga pasien lainnya, untuk memastikan apa yang jatuh. "Saat ambrol semua pada berhamburan keluar, dan beruntung reruntuhan plafon itu tidak sampai mengenai orang atau keluarga pasien,"terangnya. Karuan saja, ambrolnya palfon di lorong menunju lantai dua yang baru direhap ini, membuat tidak nyaman keluarga pasien, pengunjung, pasien, bidan dan dokter yang melintas lorong/tangga tersebut. Dari hasil penelusuran Surabaya Pagi pada Minggu (3/12/2017), ambrolnya plafon di ruang lorong dan tangga ke lantai dua ini, lebarnya sekitar 2 meter dengan panjang sekitar 4 meter. Plafon ini berpotensi ambrol lagi ketika terkena air hujan lagi, karena bagian di sekitar titik yang ambrol, plafonnya juga nyaris ikut ambrol. Ambrol nya plafon rumah sakit ini, terjadi di dua titik, pertama ada diujung atas, dan lainnya ada di pertengahan lorong/tangga menunju lantai dua Flamboyan. belum ada tanda-tanda ambrolnya plafon itu diperbaiki. Hanya saja bekas material yang ambrol disisihkan disamping tembok, agar tidak menggangu orang jalan. Namun sayang kabar ambroknya plafon salah satu ruangan lorong di RSUD dr Soegiri ini, belum ada yang bisa diminta konfirmasi. Wakil direktur Umum dan Keuangan Pujo, beberapa kali dihubungi belum berhasil.Tiga nomor handphonnya sekaligus nomor 081330536XXX dan 0811342XXX, dan nomor 081357556XXX tidak aktif, Surabaya Pagi juga berusaha meminta konfirmasi melalui Short Message Service (SMS) juga tidak dibalas.jir
Editor : Redaksi