Diduga panik dan ketakukan setelah menabrak orang

Nyawa Renzi Melayang, Setelah Diteriaki Maling

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Renzi Ferniyanto akhirnya dikebumikan, setelah jasadnya tersimpan di Kamar Mayat RSU dr Soetomo Surabaya, sejak Minggu (3/12/2017) subuh kemarin. Betapa tidak, polisi yang mengevakuasi jasadnya dari Wiyung Gg 5 Surabaya, sempat kesulitan menemukan keluarganya. Sebab, alamat sesuai identitas yang dibawa Renzi saat itu, tidak sesuai. Kerja keras polisi selama 24 jam nonstop, berhasil menghadirkan keluarga Renzi didepan jasadnya. Teka teki tentang siapa sebenarnya Ranzi itu terjawab, setelah Unit Tipidek (Tindak Pidana Ekonomi) Satreskrim Polrestabes Surabaya dipimpin AKP Heru Purnomo bersama Unit Reskrim Polsek Wiyung melakukan penelusuran secara manual maupun IT (informasi dan teknologi). Identitas dan motor yang dikemudikan pemuda 22 tahun yang sebelumnya simpang siur, akhirnya terungkap. Ranzi yang dalam identitas sebelumnya beralamatkan di Karangpilang Gang Melati No 3 RT 10 RW 4 Surabaya, ternyata beralamatkan di Karangpilang Gang Melati No 3 RT 3 RW 1 Surabaya. Sedangkan motor Honda Vario bernopol L 5052 MN, warna merah yang sebelumnya tidak cocok dengan alamat STNK. Ternyata milik Renzi sendiri. Sebab motor tersebut dibeli Renzi dengan cara oper kredit dan belum sempat dibalik nama. "Kesimpulan terakhir, kejadian yang menimpa korban adalah kecelakaan tunggal. Apalagi kami tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, kecuali luka di kepala korban akibat kecelakaan itu," ungkap Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Leonard Sinambela, terpisah. Leonard menambahkan, dari hasil penyelidikan tim-nya di lapangan. Sebelum kecelakaan di gang tersebut, korban (Renzi, red) sempat menabrak seseorang bernama Darsiwan Hendro Alim warga perumahan Babatan Pratama Blok NN No.63, Wiyung Surabaya, tepatnya di Jalan Raya Wiyung - Menganti. "Dia (Darsiwan Hendro Alim, red) sudah kami datangi dan kita mintai keterangan. Dan benar dia memang ditabrak oleh korban," bebernya.

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru