Cak Imin Ajak Santri Tebar Kedamaian dalam Berdakwa

surabayapagi.com
SURABAYA PAGI, Lamongan - Ketua umum DPP PKB Muhaimin Iskandar mengajak semua santri berdakwah dengan penuh kesejukan, dan menebar perdamaian, Bukan dengan kalimat-kalimat kasar, provokatif dan kontrapoduktif dengan kebudayaan lokal. Pesan itu disampaikannya dihadapan santri Pondok Pesantren Maslahul Huda Dusun Dengok, Desa Kandang Semangkon Kecamatan Paciran Lamongan, dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW. Disebutkan olehnya, sejak dulu ia meyakini kalau santri yang terlahir dari Pondok Pesartren, sebagai salah satu pilar untuk kemajuan bangsa, apalagi keberadaan Pesantren sebagai pilar penjaga NKRI, penangkal gerakan radikal dan kelompok-kelompok pemecah belah bangsa. Untuk itu, pria yang disebut bakal mencalonkan sebagai Calon Wakil Presiden pada Pemilu 2019 mendatang ini, juga mengajak para santri untuk tidak minder, dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan untuk mengelola Bangsa dan Negara. "Santri harus berperan aktif untuk kemajuan Bangsa dan Negara, jangan minder karena santri punya modal cukup besar dan tahan banting,"ujarnya. Sementara itu, KH.Marzuki Mustamar pengasuh Pondok Pesantren Maslahul Huda menyampaikan dan berpesan kepada santri dan masyarakat, untuk terus berikhtiar dan istiqomah berjuang bersama partai yang selaras dengan Nahdlatul Ulama (NU). "Kita ini dilahirkan dari keluarga NU, dari kecil kita NU, berproses di NU, belajar di Kiai NU, sudah selayaknya kita berpolitik dengan partai yang selaras dengan NU dan Kiai, yakni PKB,"pintanya. Karena menurut Kiai, Partai PKB adalah satu-satunya partai yang lahir dari Kiai dan sesepuh NU, sekaligus dideklarasikan langsung oleh para Kiai."PKB itu partainya NU, azasnya pun Islam Ahlus Sunnah Waljamaah, jadi jangan ragu untuk berjuang dan berpolitik dengan PKB,"seruh kiai ini. Kalau sudah berpolitik tambah kiai Marzuki, dengan mudah santri masuk dalam sistem dan politik. Karena santri adalah pewaris sah Negara." Kalau sistem di isi oleh santri yang tahan uji dan banting, maka negara inipun juga akan baik. Dan partai yang di isi oleh santri NU itu ya PKB,"terangnya. Sementara itu, disela-sela kegiatan berkunjung ke Pesantren, Cak Imin disambut oleh Komunitas Pecinta Cak Imin Lamongan (KOPI), sebagai relawan untuk mengantar Panglima Santri Nusantara ini sebagai Cawapres pada pemilu 2019 mendatang. Bahkan sebagai bentuk apresiasi atas semangat KOPI Lamongan Cak Imin sempat memakai kaos bergambar dirinya, bersama KH Marzuki Mustamar pengasuh Pondok Pesantren Maslahul Huda, dan para pemuda-pemuda KOPI Lamongan.jir

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru