Jalur Transportasi Warga Terendam Banjir, 155 KK Terkurung

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sedikitnya 150 Kepala Keluarga (KK) di Lingkungan Polaman, Kelurahan Manisrenggo, Kecamatan Kota, Kota Kediri, tak bisa keluar akses dan beraktivitas. Pasalnya, jalur utama di wilayah tersebut terendam banjir setinggi 50 centimeter hingga tak bisa dilalui warga. Banjir terjadi usai lingkungan Polaman diguyur hujan deras sejak malam kemarin. Akibatnya, sungai di wilayah tersebut meluap ke jalan hingga menggenangi jalan utama yang menjadi akses warga beraktivitas. Banjir diketahui sejak Kamis (25/1/2018) pukul 01.00 WIB dini hari. Ratusan warga terpaksa mengurung diri lantaran tak bisa keluar dari lingkungannya. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Kediri, Adi Sutrisno mengatakan, kejadian banjir di lingkungan Polaman memang sudah menjadi lokasi banjir langganan. "Kejadian ini memang sudah langganan jika terjadi hujan deras. Saat ini kita hanya bisa memberikan bantuan alat transportasi bagi warga yang hendak melintas," ujarnya di lokasi banjir. Dari pendataan dan pengecekan tim BPBD di lokasi, terdapat 155 KK yang tergangu aktivitasnya karena banjir tersebut. Ratusan warga tak bisa melintas lantaran jalur utama di wilayahnya tergenang air setinggi 50 centimeter. Dari kejadian itu, tim penanggulangan bencana Kota Kediri langsung menerjunkan satu perahu serta satu mobil pick up milik warga untuk membantu warga yang sedang melintas. Adi menambahkan, sejauh ini petugas terus memantau lokasi banjir. Dari hasil pemantauan, untuk menanggulangi banjir tak kembali terjadi, pihaknya segera melakukan koordinasi dengan Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Kediri. "Dari pantauan memang penyebabnya banjir kiriman dari wilayah Blabak, Kabupaten Kediri. Karena air yang sangat banyar dan selalu meluap ke jalan, solusinya kita harus meninggikan tanggul sungai dan lubang sungai yang perlu diperlebar. Dan saat ini sudah diajukan ke Pemerintah Kota Kediri untuk pembangunannya di tahun 2018," jelasnya.

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru