SURABAYAPAGI.COM, Tuban- Kebakaran Pasar Baru Tuban (PBT) memunculkam kesedihan tersendiri bagi para pedagang yang mempunyai kios di salah satu pasar terbesar di Kabupaten tuban itu.
Bagaimana tidak, sebanyak 1127 bangunan yang terdiri 464 Kios dan 993 Los di PBT hangus dimakan api. Dugaan sementara kebakaran hebat itu muncul akibat konsleting arus listrik disalah satu kios yang berada ditengah lokasi pasar.
Lis (34) salah satunya, warga Kecamatan Jenu yang memiliki 2 gudang dan satu kios berisikan tas serta pakaian, tidak ada satu barangpun yang bisa ia selamatkan. Saat sampai kelokasi, api terlihat sudah menghanguskan miliknya.
Ketika kebakaran terjadi, Lis sudah berada dirumahnya. Kemudian mendapat informasi melalui seluler dari keponakan yang rumahnya berdekatan dengan PBT jika ada kebakaran.
Keteranganya, keponakan Lis tersebut telah mencoba untuk menyelamatkan barang- barang dari kios Lis, tapi karean api telah membesar memakan kios akhirnya keponakanya tersebut mundur tidak jadi melakukan penyelamatan barang.
"saat itu saya dirumah, tau info dari keponakan ada kebakaran. Sampai sini ternyata sudah habis semua," ungkapnya. Rabu, (4/03/2020), Pagi.
Saat ditanya tentang berapa jumlah kerugian yang dialaminya Lis belum bisa memastikan pastinya. Yang jelas didalam kios dan gudangnya terdapat beberapa barang bermerk baik itu tas maupun pakaian. Menurutnya, jika diperkirakan kerugian yang dialami mencapai angka ratusan juta rupiah.
"Belum bisa memastikan jumlah pastinya, tapi kalo diperkirakan ya sekitar ratusan juta. Soalnya ada barang branded didalam kios," jelasnya.
Kepala BPBD Tuban, Yudi Irwanto mengatakan untuk melokalisir rambatan api dan pemadaman kebakaran telah dikerahkan 11 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dan 16 mobil tangki milik BPBD dan Dinas PRKP Tuban untuk suplai air
Dimana mobil Damkar tersebut selain Tuban juga berasal dari bantuan kabupaten sekitar. Diantaranya dari Lamongan, Bojonegoro, Blora, Rembang dan tambahan Damkar milik Semen Indonesia.
"Dikerahkan 27 unit pemadam yang terdiri dari 11 mobil pemadam kebakaran dan 16 mobil tangki air," tandasnya.
Hingga pukul 05.30 api baru dapat dijinakan oleh tim Damkar dan hingga kini masih dilakukan pembasahan diarea bekas kebakaran sebagai antisipasi agar tidak muncul api baru. Wid
Editor : Redaksi