SURABAYAPAGI.com, Kediri - Memasuki momen pelaksanaan ibadah Haji membawa berkah tersendiri bagi pedagang Pernak pernik perlengkapan haji musiman. Banyak dari jamaah calon haji memilih pernak-pernik haji yang dijual pedagang saat upacara pelepasan jamaah calon haji di Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Pasalnya, kebanyakan jemaah haji yang kembali dari haji juga mampir ke toko untuk mencari pernak-pernik haji berupa makanan ringan dan air zam zam untuk diberikan kepada teman, kerabat dan tetangganya.
Bahkan, sejumlah pedagang musiman mendatangi tempat kegiatan jamaah calon haji untuk menawarkan pernak-pernik haji sekaligus menerima pemesanan berbagai macam oleh-oleh haji dengan harga terjangkau. Dan untuk harga yang dijual pun bervariasi. Mulai dari puluhan ribu sampai ratusan ribu rupiah.
Sejumlah calon jamaah haji mengaku lebih memilih berbelanja di tanah air dikarenakan harga yg ditawarkan lebih terjangkau dan tidak perlu lagi mencari perlengkapan saat sampai di tanah suci. Meskipun permintaan melonjak para pedagang belum menaikkan harga.
Dikutip dari beberapa pedagang pernak-pernik dan oleh-oleh haji, biasanya setelah kepulangan jamaah haji nanti akan terjadi kenaikan harga untuk semua jenis pernik haji. Seperti kurma Mesir yang termurah Rp 30.000 sedang untuk per box berisi 10 kg seharga Rp 250.000. Jenis kurma Tunisia tangkai Rp 100.000, Ajwa Rp 250 per kg. Sedangkan untuk Permen Coklat Rp 100.000 per kg, kacang pistachio Rp 200.000, kacang Almond Rp 160.000. Untuk Kismis Rp 80.000 dan air zam zam Rp 400.000 – Rp 500,000 untuk ukuran 5 Liter.
DIketahui, untuk beberapa pedagang mengaku jika omzetnya meningkat hingga tiga kali lipat. Pernak-pernik perlengkapan haji yang dijajakan meliputi pakaian ihram, mukena, peci, sepatu, kaus tangan, serta perlengkapan haji lainnya. Sehingga, musim haji merupakan momentum panen bagi para pedagang musiman di Kediri. Pasalnya, permintaan yang cukup tinggi sejak dua bulan lalu dan diprediksikan akan terus berlanjut hingga kepulangan haji nanti. kd-01/dsy
Editor : Redaksi