SURABAYA PAGI, Surabaya - Gembok cinta di Paris menjadi inspirasi Leonard dan keluarganya untuk konsep usaha ice cream cafe yang ia rintis. Bukan hanya ucapan belakan bagi siapa saja yang datang dan membeli hingga nominal Rp 150.000 pembeli akan mendapatkan gembok gratis yang bisa ditulis nama dan akan digantungkan di Grid wire yang telah disediakan.
"Konsepnya ngikutin ala Paris, kalau di paris kan ada jembatan gembok cinta," ujar Leonard, owner.
Sekitar 3 tahun yang lalu, di daerah Dharmo belum ada yang menjual es puter dengan gaya yang menarik untuk itu, Leonard memanfaatkan peluang ini dengan membuka usaha ice cream. Terlebih, Ice cream yang dijualkan menggunakan buah-buahan asli tanpa pengawet buatan dan gula buatan.
Pichi Ice cream cafe berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan kualitas tempat ini, dengan menjaga kebersihan tempat dan juga menjaga kualitas rasa, Pichi tidak memakai buah-buah yang tidak musim saat karena akan menurunkan kualitas rasa.
"Kalau buahnya nggak musin rasanya akan berbeda, jadi tidak di pakai karena kita tidak menggunakan pengawet," tegasnya.
Sebagai informasi, Pichi Ice Cream buka pada hari selasa - minggu pukul 11.00 - 22.00 WIB. mKisaran harga mulai Rp 15.000 hingga Rp 55.000. Selain menu ice cream, terdapat juga makanan ringan seperti burger, kentang goreng, spaghetti, dan sebagainya. Pichi Ice Cream terletak di Jalan Darmo Indah Timur SS No. 10, Surabaya.yan
Editor : Redaksi