Denger Walikota Risma Bilang Gratis, tapi Malah Dicharge Rp 1 Juta

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dengan merabaknya wabah virus Corona atau Covid-19 di Indonesia, membuat masyarakat merasa khawatir. Bahkan, hingga Kamis (19/3/2020) sudah mencapai angka 300 kasus orang yang positif Covid-19. Dengan semakin tingginya orang yang terjangkit, masyarakat masih minim akan informasi adanya Penanganan di rumah sakit. Khususnya bagi orang yang Dalam Pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP). Hal ini yang membuat pria asal Benowo merasa tidak mendapat keadilan dalam penerimaan informasi disaat istrinya termasuk dalam ODP virus Covid-19, harus dikenakan biaya di Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA). Padahal, informasi sebelumnya Walikota Surabaya Tri Rismaharini sebelumnya menjelaskan, bagi pasien ODP Covid-19 akan digratiskan dalam biaya berobat. Inilah yang membuat pria berinisial H, arek Benowo Indah, Surabaya, terpaksa mencari keadilan hingga ke anggota DPRD Surabaya, Rabu malam kemarin. Menurut H, saat mengantar istrinya melakukan pemeriksaan di RSUA, yang ternyata sudah mendapat status ODP. Biaya pemeriksaan dibebankan kepada dirinya, selama pemeriksaan intensif. Baca selengkapnya dihttp://epaper.surabayapagi.com/ Temui juga Surabaya Pagi di instagramhttps:https://www.instagram.com/harian.surabayapagi/?hl=id Dan juga di facebook Surabaya Pagihttps:https://www.facebook.com/SurabayaPagi/

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru