KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah saksi diperiksa, termasuk pejabat Pemkot Madiun, pihak swasta, pengurus perguruan tinggi hingga anak sulung Maidi yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).

‎Sejak awal pekan ini, pemeriksaan tidak hanya dilakukan di Gedung Merah Putih KPK di Jakarta, tetapi juga digelar di daerah, yakni di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Surakarta. Sebelumnya, pemeriksaan juga sempat dilakukan di KPPN Madiun.

‎Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan pemeriksaan di daerah dilakukan untuk efisiensi, terutama ketika jumlah saksi yang dipanggil cukup banyak.

‎“Dalam beberapa perkara, kami memang sering melakukan pemeriksaan langsung di daerah agar lebih efektif,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

‎Pada Kamis (30/4/2026), tim penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kahono Pekik Hari Prasetiyo, pejabat di Bappelitbangda Kota Madiun tahun 2025. Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK.

‎Sehari sebelumnya, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, di antaranya ASN Pemkot Madiun, pihak swasta, serta Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati.

‎Salah satu nama yang turut dipanggil adalah Hendra Saktiyawan, ASN yang bertugas di Kecamatan Madiun. Ia diketahui merupakan putra sulung Maidi. Informasi tersebut juga dibenarkan oleh Camat Madiun, Muksin Harjoko.

‎Hal ini dibenarkan oleh Muksin Harjoko Camat Madiun. "Benar (staf Kecamatan Madiun), " kata Muksin via WhatsApp. 

‎Muksin juga membenarkan kalau Hendra Saktiyawan adalah anak Maidi. "Benar," kata Muksin.

‎Meski demikian, Muksin mengaku tidak mengetahui adanya pemeriksaan terhadap stafnya tersebut dan menyebut Hendra tetap masuk kerja pada hari yang bersangkutan.

‎Selain itu, pada awal pekan, KPK juga telah memeriksa sejumlah pejabat dan pihak terkait lainnya, seperti Sekretaris Daerah Kota Madiun, kepala dinas, hingga perwakilan pihak swasta dan pengurus perguruan tinggi.

‎Kasus ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 19 Januari 2026. Selain Maidi, KPK juga menetapkan dua tersangka lain, yakni Kepala Dinas PUPR Kota Madiun, Thariq Megah, dan pihak swasta, Rochim Ruhdiyanto.mdn

Berita Terbaru

Prabowo, Jadikan Danantara Eksportir Tunggal

Prabowo, Jadikan Danantara Eksportir Tunggal

Kamis, 21 Mei 2026 00:15 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Nanti seluruh penjualan ekspor komoditas sawit dan batubara wajib dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk pemerintah sebagai eksportir…

Prabowo, Tahu Pejabat Punya Bunker Simpan Harta

Prabowo, Tahu Pejabat Punya Bunker Simpan Harta

Kamis, 21 Mei 2026 00:10 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Prabowo Subianto mengaku akan mengejar harta para pejabat-pejabat korup yang disembunyikan hingga ke bunker-bunker.Prabowo…

Manajemen MBG Sedang Didandani

Manajemen MBG Sedang Didandani

Kamis, 21 Mei 2026 00:05 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:05 WIB

SURABAYAPAGI..COM : Presiden Prabowo Subianto disebut sedang memperbaiki manajemen Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya penggunaan anggaran. Upaya tersebut…

Menkeu Ungkap Modus Pengusaha Ekspor Nakal

Menkeu Ungkap Modus Pengusaha Ekspor Nakal

Kamis, 21 Mei 2026 00:04 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:04 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap potensi keuntungan besar yang bisa didapat negara lewat pembentukan badan tersebut. Lembaga…

Prabowo, Keluhkan Anggaran

Prabowo, Keluhkan Anggaran

Kamis, 21 Mei 2026 00:00 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Prabowo dalam rapat paripurna di DPR RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026), menyoroti praktik berdampak langsung terhadap kemampuan fiskal…

Aktivis KontraS Andrie Yunus, Masih Bed rest Tandur Kulit

Aktivis KontraS Andrie Yunus, Masih Bed rest Tandur Kulit

Kamis, 21 Mei 2026 00:00 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 00:00 WIB

SURABAYAPAGI .COM: Oditur militer menghadirkan dokter spesialis bedah plastik Parintosa Atmodiwirjo dan dokter spesialis mata Faraby Martha sebagai ahli kasus…