SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kota Surabaya memasuki masa transisi new normal pada 9 Juni hingga 22 Juni 2020. Hingga hari ke-2 sejak PSBB Surabaya Raya berakhir, jalanan Surabaya mulai ramai dan terpantau kembali macet di beberapa titik.
Pantauan detikcom di beberapa lokasi salah satunya di Jalan Tunjungan. Volume kendaraan sudah meningkat daripada saat PSBB. Meski belum seperti hari normal pada biasanya, namun jalanan mulai dipadati baik kendaraan roda dua dan roda 4.
Baca juga: Pasca Ojol Kini Sopir Truk di Surabaya Ikut Demo, Rekayasa Arus Lalin Mulai Disiagakan
Sementara di Jalan Banyu Urip, kendaraan mulai menumpuk membuat jalanan macet. Di Jalan Diponegoro, Jalan Darmo, Jalan Pandegiling, Jalan Basuki Rahmat hingga Jalan Embong Malang, juga tampak ramai. Perang klakson juga mulai terdengar di mana-mana.
"Surabaya mulai ramai. Perang klakson sudah di mana-mana. Mulai bising," kata Ana (35), seorang karyawan swasta di Surabaya kepada detikcom, Rabu (10/6/2020).
Baca juga: Imbas Aksi Demo Ojol di Surabaya, Aktivitas Lalin Padat dan Kendaraan Dialihkan dari Raya Darmo
Hal senada diungkapkan warga Sidoarjo, Titis (29). "Sudah mulai banyak pemotor jalannya terburu-buru dan saling mendahului. Tenang saat PSBB daripada saat ini," jelasnya sambil menggerutu.
Surabaya sendiri memasuki masa transisi new normal setelah menerapkan PSBB Surabaya selama 42 hari, sejak 28 April 2020 lalu hingga 8 Juni 2020.
Baca juga: Polda Jatim Gelar Seminar Nasional, Dorong Aksi Nyata Hapus Kekerasan Seksual Berbasis Kuasa
Kini, memasuki transisi new normal, Surabaya masih menyiapkan Perwali untuk transisi dan pada saat new normal nanti diterapkan ke depan. dsy8
Editor : Redaksi