Dindik Jelaskan Jalur Afirmasi Masyarakat Kota Surabaya

surabayapagi.com
Dinas Pendidikan Jelaskan Jalur Afirmasi Masyarakat Kota Surabaya. SP/ Byt

SURABAYAPAGIcom, Surabaya - Sejumlah masyarakat yang berstatus wali murid dari peserta didik mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Kota Surabaya guna menanyakan jalur afirmasi atau mitra warga atau MBR.

Masyarakat yang datang ke kantor Dinas pada hari terakhir pendaftaran jalur perpindahan orang tua dan jalur inklusi serta afirmasi tersebut tidak sedikit mengalami kebingung.

Baca juga: Perkuat Akses Pendidikan, Pembangunan Sekolah Rakyat di Ponorogo Mulai Oktober 2026

Mereka yang datang pun akan langsung di bantu oleh para petugas yang berjaga sesuai dengan keluhan atau kebingungan untuk mendaftarkan sekolah anak-anak mereka.

Kepala Bidang Sekolah Menengah Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Sudarminto yang di temui oleh Surabaya Pagi di kantor Dinas Pendidikan Kota Surabaya pada Selasa (16/06/20), mengungkapkan terkait dengan kebingungan tata cara pendaftaran peserta didik SD menuju SMP yang sempat dikeluhkan oleh para wali murid.

"MBR atau afirmasi ini kan memang perlu konfirmasi yang lebih detail, tepat sasaran dan berbasis zona. Walaupun tugas perpindahan orang tua, maka tetap berbasis zona, jadi dari 4 jalur kecuali jalur prestasi. Kalau prestasi atau rata-rata nilai rapor, maka dia bisa memilih sekolah mana atau lintas zona yang ia mau sesuai dengan pretasi yang diterima di sekolah tersebut" ungkapnya kepada Surabaya Pagi.

Baca juga: Resmikan MBC, Pemkot Surabaya Siap Bidik Penguatan Pendidikan Bertaraf Global

Sudarminto kemudian menjelaskan bila sistem sekolah yang dipilih berbasis dengan zona kedekatan domisili atau tempat tinggal peserta didik, teknis pendaftaran TK menuju SD dan SD menuju SMP sempat mengalami kendala wali murid yang bingung dan lebih sering bertanya.

"Kami menempatkannya tetap mendekatkan dengan rumah. SD ke SMP pun saat pendaftaran tidak ada persoalan, karena sudah validasi. Berbeda dengan TK ke SD yang mungkin masih banyak bertanya karena kan langsung memilih jalur tanpa mendapat pin, karena berbasis zona kelurahan" jelasnya.

Baca juga: Lewat Sektor Pendidikan, Pemkab Jember Rancang Strategi Tekan Angka Kemiskinan

Ia juga menegaskan bila pelayanan PPDB dapat di akses oleh masyarakat kota Surabaya melalui media sosial resmi yang dimiliki oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya.

"Untuk pelayanan PPDB ini kami mengaktifkan seluruh media sosial agar mampu di akses oleh masyarakat selama 24 jam" pungkasnya. Byt

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru