Pastikan Kebutuhan Terpenuhi, BBM 1 Harga Terus Diperluas

surabayapagi.com
Ilustasi SPBU di daerah 3T.

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Perluasan ini diikatakan oleh VP Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman dalam keterangan tertulis, Minggu (21/6/2020) bahwa untuk memastikan kebutuhan BBM di masyarakat, Pertamina akan terus memperkuat ketahanan pasokan dengan membangun 21 lokasi storage TBBM, 8 lokasi storage LPG, 7 lokasi storage avtur, dan 2 kapal general purpose tambahan.

BBM 1 harga telah dioperasikan tersebar di seluruh Indonesia mulai dari Papua, Maluku, Nusa Tenggara, Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, Jawa, hingga Bali. Meski ada tantangan geografis di wilayah 3T, namun ini merupakan bentuk pelayanan Pertamina agar masyarakat bisa mendapatkan BBM berkualitas pasti dengan harga resmi.

Baca juga: Pertamina Turunkan Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg, Berlaku di Seluruh Indonesia

Pertambahan jaringan di seluruh wilayah tersebut membuat volume penjualan BBM Pertamina meningkat dari 49,62 juta kiloliter (KL) menjadi 51,31 juta KL. Selain itu, pada 2019 penjualan LPG ekuivalen mencapai 13,75 KL Petrokimia 3,15 juta KL, BBM untuk aviasi 5,82 juta KL, dan BBM untuk industri 13,96 juta KL.

Baca juga: Kolaborasi Dengan Pertamina, Pupuk Indonesia Perkuat Ketahanan Energi Pangan

General Manager Pertamina Marketing Operation Region VI Frans Boy J. Lapian mengungkapkan, kehadiran BBM Satu Harga ini mempermudah masyarakat di Pulau Maya untuk bisa mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan harga yang sama di wilayah lainnya.

Baca juga: Pasokan Energi Primer untuk PT PLN dalam Kondisi Aman

Adapun, SPBU yang dibangun berjenis kompak dengan nomor 66.788.004 berlokasi di Desa Tanjung Satai. Pada SPBU jenis kompak ini terdapat fasilitas penyimpanan total 400 KL untuk 3 produk yaitu produk premium, solar, dan pertalite.

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru