Bupati Jombang Serahkan Bantuan Subsidi Pekerja Secara Simbolis

surabayapagi.com
Penyerahan secara simbolis BLT untuk pekerja/buruh. (SP/Hms)

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Bantuan subsidi gaji/upah untuk pekerja/buruh diserahkan secara simbolis oleh Bupati Jombang di Ruang Swagata Pemkab Jombang pada Jumat, (02/10/2020). 

Subsidi tersebut diberikan pemerintah akibat pandemi Covid-19 yang belum kunjung usai. Penyerahan secara simbolis merupakan kerja sama BPJS Ketenagakerjaan dengan Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Jombang. 

Baca juga: Hadapi Anomali Cuaca, Dinas Pertanian Jombang Rekomendasi Teknis Petani Tembakau

Pemberian dana bantuan langsung tunai (BLT) Rp 600 ribu bagi pekerja yang bergaji dibawah Rp 5 juta merupakan salah satu kebijakan pemerintah yakni yang mulai dicairkan pada 27 Agustus 2020. 

Program Bantuan Subsidi Gaji/Upah ini merupakan sebagai upaya dari pemerintah untuk melindungi, mempertahankan dan meningkatkan kemampuan ekonomi. 

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mojokerto, Dwi Endah Aprilistiani menerangkan, bahwa data dari pusat yang sudah menerima tahap pertama dana bantuan langsung tunai (BLT) berkisar 2,5 juta pekerja yang sudah menerima. 

"Untuk Kabupaten Jombang yaitu sekitar 36.673 pekerja sebagai calon penerima bantuan langsung tunai (BLT) subsidi gaji/upah," terangnya. 

Endah menjelaskan, data penerima tersebut merupakan hasil verifikasi dan validasi dari tim agar pendistribusian dana bantuan langsung tunai (BLT) tersebut tepat sasaran.

Baca juga: Harga Cabai Rawit di Pasar Jombang Tembus hingga Rp100.000 per Kg Pasca Idul Adha

"Mayoritas, penerima bantuan langsung tunai (BLT) pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta tahap pertama tersebut, memiliki rekening bank badan usaha milik negara (BUMN)," tukasnya.

Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati Jombang, diberikan kepada lima pekerja, dengan didampingi Wakil Bupati Jombang, asisten 3, kepala Disnaker dan kepala BPJS Cabang Mojokerto. 

Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab menuturkan, untuk pendataan sudah dilaksanakan oleh Disnaker, karena di Kabupaten Jombang untuk data pekerja sudah ada data di kartu pekerja.

Baca juga: Sejumlah Harga Bapok di Jombang Alami Kenaikan Jelang Idul Adha 2026

"Selama ini kartu pekerja hanya digunakan untuk melamar pekerjaan saja. Dengan adanya program BLT ini, banyak sekali membantu untuk melakukan pendataan," tuturnya. 

Bupati Jombang menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan, karena sudah bisa memberikan bantuan tambahan pendapatan bagi para tenaga kerja di Kabupaten Jombang yang bergaji dibawah Rp 2 juta. 

"Semoga tambahan pendapatan ini bisa bermanfaat bagi mereka para pekerja yang menerima," pungkasnya. suf

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru