Menantu Trump, Ditugaskan Bujuk Netanyahu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com - Jared Kushner, menantu dan penasihat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, berkunjung ke Israel untuk bertemu Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu. Kunjungan Kushner itu dimaksudkan untuk membujuk PM Israel itu agar menyetujui rencana usulan Trump terkait Gaza.

Sebelumnya, Trump pada akhir Juli lalu, mengumumkan bahwa kesepakatan telah dicapai terkait perlucutan senjata kelompok Hamas, yang menjadi bagian dari rencana yang lebih luas untuk mewujudkan perdamaian di Jalur Gaza.

Netanyahu telah secara terbuka menolak rencana 15 poin yang didukung AS tersebut. Dia keberatan dengan ketentuan yang mengharuskan Hamas melucuti senjata secara bertahap dan menyerahkan kendali pemerintahan atas Gaza kepada pasukan internasional sebagai imbalan atas penarikan pasukan Israel dari daerah kantong Palestina itu.

Sedangkan Hamas telah menyatakan menerima rencana tersebut, meskipun menegaskan bahwa pelaksanaannya bergantung pada langkah Israel untuk terlebih dahulu memenuhi komitmennya, termasuk menarik pasukan dan menghentikan serangan di Jalur Gaza.

Kushner, seperti dilansir Al Jazeera, Selasa (18/8/2026), telah melakukan pertemuan dengan Netanyahu pada Senin (17/8) waktu setempat. Namun, pertemuan itu dilaporkan tidak menghasilkan terobosan untuk pelaksanaan roadmap bagi Jalur Gaza, yang sebelumnya telah disetujui oleh Hamas.

Kesepakatan Gaza Utungkan Israel

Dalam wawancara dengan media Fox News, Kushner menegaskan bahwa kesepakatan Gaza itu sebenarnya menguntungkan Israel. “Bagi Israel, kami menilai ini sebagai situasi yang saling menguntungkan, karena jika Hamas benar-benar menyerahkan senjata dan terowongan mereka secara sukarela dalam kurun waktu 60 hingga 90 hari ke depan, hal itu jelas akan melenyapkan ancaman keamanan yang sangat besar bagi Israel, sebuah pencapaian yang hampir tak terbayangkan,” ucap menantu Trump tersebut.

“Jika mereka tidak menepati komitmen mereka sekarang, maka semua pihak akan melihat bahwa mereka tidak sungguh-sungguh menginginkan perdamaian, dan dengan demikian, Israel akan mendapatkan dukungan yang jauh lebih besar dari AS dan pihak lainnya untuk menuntaskan tugasnya dengan cara yang tepat,” sebutnya.

Kushner juga mengatakan bahwa pemerintahan Trump tidak akan mengizinkan rekonstruksi dilakukan di Jalur Gaza sampai Hamas menyerahkan persenjataannya. Dia menegaskan bahwa AS tidak akan “membatasi hak Israel untuk membela diri” saat serangan-serangan terus menghujani Jalur Gaza.

Pertemuan dengan Netanyahu itu dilakukan sehari setelah Kushner berkunjung ke El-Alamein, Mesir, untuk melakukan pertemuan dengan para mediator dari Qatar, Turki, dan Mesir. Kushner juga melakukan pertemuan langka dengan para pemimpin politik Hamas saat berada di Mesir.

Dia menyebut pembicaraannya dengan Hamas berlangsung “sangat hangat”. Namun, dia juga mengatakan bahwa AS akan menilai Hamas berdasarkan tindakan kelompok tersebut. Para pemimpin Hamas bertemu dengan utusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Jared Kushner di Mesir. Pertemuan pada hari Minggu (16/8) waktu setempat tersebut untuk membahas implementasi rencana damai Gaza yang ditolak oleh Israel.

Dilansir kantor berita AFP, Senin (17/8/2026), menurut sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut, dalam pertemuan itu, Hamas menegaskan kembali komitmennya terhadap kesepakatan tersebut, sementara menantu Trump, Kushner mendesak perlucutan senjata dan mengakhiri peran Hamas di masa depan dalam mengelola Gaza. afp/rtr

Berita Terbaru

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui program Teman Lansia yang merupakan gerakan memberikan pendampingan kepada mereka, sehingga Pemerintah Kabupaten…

Kantor Imigrasi Blitar Deportasi Warga Negara Jepang, Imbas Overstay saat Urus Pemutakhiran Izin Tinggal

Kantor Imigrasi Blitar Deportasi Warga Negara Jepang, Imbas Overstay saat Urus Pemutakhiran Izin Tinggal

Jumat, 09 Okt 2026 10:59 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 10:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Blitar mendeportasi seorang Warga Negara Jepang (WNJ) berinisial MI setelah yang bersangkutan diketahui mengalami…

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

SurabayaPagi, Situbondo — Komitmen PLN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang aman dan andal, tetapi j…

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — BPJS Kesehatan memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan Pemkab Jember yang memadukan program jaminan kesehatan nasional dengan …

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, meluncurkan Mobil Cinta untuk mengantar pasien kurang mampu pulang secara gratis setelah…

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya- Pasar elektronik rumah tangga di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran penguatan bisnis Haier dan AQUA. Untuk mendekatkan diri dengan…