Perubahan Drastis Kampung Tertinggal Jadi Kampung Maju

surabayapagi.com
Kampung di Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Kenjeran RT 03 Surabaya, Minggu (5/10/2020).SP/DINY

SURABAYAPAGI, Surabaya - Saat ini banyak kampung yang mulai mencoba bangkit dari ketertinggalan. Banyak inovasi yang mereka luncurkan agar kampung mereka dikenal oleh masyarakat luas dan tidak dipandang sebelah mata. Salah satunya Kampung di Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Kenjeran RT 03 Surabaya, Minggu (5/10/2020).

Menurut Pak Imam Suryanto selaku RT 03, pemukiman yang didominasi oleh masyarakat Madura ini dulunya sangat susah untuk diajak berkembang. Namun dikarenakan adanya ajakan dari salah satu warga yang dengan sengaja menawarkan inovasi bibit tanaman yg membuat satu persatu warga mulai mengikutinya.

Baca juga: Macetnya Surabaya, tak Separah Bandung dan Jakarta

"Dulu awalnya saya cuma hobbi menanam tapi lama-lama saya berpikir kalau semakin banyak tanaman yang tumbuh dan dibiarkan saja lama-lama akan mati juga. Jadi saya berinisiatif menjual online dan ternyata laku. Namun ada juga kendala karena saya kewalahan, jadinya saya mengajak warga sekitar sini untuk ikut andil dalam bercocok tanam yang nantinya mereka juga akan mendapatkan penghasilan," Ujar Ibu Fina selaku pemilik kebun Bibit Tanaman.

Baca juga: Potensi Besar Dongkrak PAD, Pengelolaan Wisata Kebun Raya Mangrove Masih Setengah Hati

Salah satu hal juga yang membuat Kampung ini maju yaitu dengan mulai banyaknya UMKM yang didirikan oleh warga setempat. Tidak lain tujuan UMKM di dirikan untuk membuka lapangan kerja dan menambah penghasilan warganya yang awalnya tidak memiliki pekerjaan.

Sampai saat ini terdapat 5 UMKM yang didirikan oleh warga sekitar, diantaranya Produksi Sinom, Penjahit, Bibit Tanaman, Sarang Burung Wallet, dan Ternak Lele.

Baca juga: Gubernur Khofifah Resmikan Rehabilitasi SMANOR Sidoarjo, Perkuat Pembinaan Atlet Jatim

Tidak hanya berhenti disitu, RT 02 Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Kenjeran juga mengajukan UMKM sebagai penunjang inovasi dalam Lomba SSC (Surabaya Smart Creative) 2020. Dimana Lomba tersebut merupakan acara Walikota Tri Rismaharini setiap tahunnya. Dan tahun ini merupakan Tahun pertama kali Kampung ini mengikutinya dan langsung memasuki 500 besar. Kali ini para warga berharap agar dapat masuk ke seleksi 150 besar dengan ditambahnya inovasi UMKM.Iny

Editor : Mariana Setiawati

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru