Ingin Layanan Rapid Tes Dan Swab Cukup Di Maspion Square

surabayapagi.com
Gubernur Jatim Khofifah Indar parawansa membuka layanan rapid tes dan swab di Maspion square Senin (19/10/2020)
Surabaya Pagi, Surabaya Mahalnya tes rapid tes dan swab dijawab oleh CEO Maspion grup Alim Markus bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama meresmikan layanan rapid test dan PCR di Maspion Square, Jalan Ahmad Yani, Kota Surabaya, Senin (19/10/2020). Kegiatan ini merupakan sinergi antara BP 1 Laboratorium Utama, Maspion Group dan Rumah Sakit Sheila Medika. Fasilitas tersebut merupakan langkah berkelanjutan dalam memberikan penguatan layanan kesehatan bagi masyarakat jawa timur. "Ini adalah sebuah sinergitas yang terbangun dengan seimbang. Agar tercipta layanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat. Bahkan dibawah harga yang sudah ditentukan oleh Kemenkes Rp 150 ribu," tutur Gubernur Khofifah. Khofifah menyebutkan, tarif yang dipatok untuk layanan itu Rp 90 ribu. Ini sangat membantu percepatan dan perluasan bagi masyarakat. Kecepatan dan hasilnya juga tidak diragukan lagi. Direktur Utama Rumah Sakit Sheila Medika, dr Benjamin Kristanto Mars menjelaskan, layanan ini buka dari jam 10.00 Wib sampai 17.00 Wib. Target yang dipersiapkan sebanyak 100 test. "Nanti bila terjadi overload maka kami lemburkan petugas sampai jam operasional mall berakhir. Kurang lebih sekitar jam 20.00 Wib atau 21.00 Wib," katanya. Yang jelas, lanjut Benjamin, pihaknya akan mengikuti kebutuhan pengunjung atau masyarakat demi menikmati fasilitas di pusat perbelanjaan tersebut. Selain itu dipilihnya salah satu tempat keramaian itu supaya masyarakat tidak ketakutan. "Ada karyawan yang dinyatakan sembuh dari Covid 19, begitu mau masuk kerja, perusahaan jadi takut. Untuk membuang hal tersebut, maka kami adakan dengan sengaja di mall. Supaya kesannya seperti pemeriksaan kesehatan seperti biasa," ungkapnya. Maka, lanjut Benjamin, konotasi penyakit tersebut tidaklah menakutkan. Serta petugas mengusahakan hasil tes bisa keluar dalam waktu 5 jam. Paling maksimal 1x24 jam.nt

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru