SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Polrestabes Surabaya kembali menggelar Rakor Pengamanan Aksi Unjuk Rasa Surabaya – Rapat koordinasi pengamanan rencana unjuk rasa tolak Omnibus Law. Rakor Pengamanan Aksi Unjuk Rasa dilakukan di Gedung Bhara Daksa pada Senin (26/10) yang dihadiri aparat gabungan TNI-POLRI dan instansi samping.
Baca juga: Mafia Tanah di Surabaya, Bermetafora
Dari informasi yang didapat, massa akan kembali menggelar aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law pada Selasa (27/10). Diperkirakan jumlah massa yang akan mengikuti aksi tersebut 2000-7000 orang.
Baca juga: Bersama Polri, MSP Bagikan Bagikan 4.000 Paket Sembako bagi Warga Surabaya
Menurut penjelasan Kabag Ops Polrestabes Surabaya, AKBP Anton Elfrino Trisanto, personil yang akan diturunkan sekitar 4.710 personel gabungan TNI-POLRI dan instansi samping yang dipersiapkan untuk pengamanan di beberapa jalur titik kumpul diantaranya di Cito Mall, bundaran Waru dan lokasi demo, Gedung Negara Grahadi dan Gedung Gubernur Jatim.
Selain itu, sebelumnya dilakukan patroli cyber untuk mengantisipasi ajakan provokatif di media sosial, dan pengecekan sekitar lokasi untuk mengamankan barang-barang yang mudah menjadi alat pembuat kerusuhan.
Baca juga: Diduga Tipu Investor, Proyek Gedung Kedokteran ITS Dihentikan Sementara
Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo juga mengingatkan kepada Dinas Kesehatan Kota Surabaya agar menyiapkan posko kesehatan dan para personil untuk memakai masker yang dibagikan. Ia juga mengimbau tidak ada penggunaan senjata api, cukup gas air mata. tyn
Editor : Moch Ilham