Kelola Wisata Pasir Putih, Pemkab Situbondo Tawarkan Peluang Investasi Rp40 Miliar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemkab Situbondo menawarkan peluang investasi minimal Rp40 miliar untuk mengambangkan kawasan Wisata Bahari Pantai Pasir Putih. SP/STB
Pemkab Situbondo menawarkan peluang investasi minimal Rp40 miliar untuk mengambangkan kawasan Wisata Bahari Pantai Pasir Putih. SP/STB

i

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Melalui skema Kerja Sama Pemanfaatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menawarkan peluang investasi minimal Rp40 miliar untuk mengambangkan kawasan Wisata Bahari Pantai Pasir Putih. Langkah pengembagan pariwisata daerah ini dirancang untuk jangka waktu 30 tahun. 

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menjelaskan bahwa keterlibatan pihak swasta dibutuhkan guna mengoptimalkan mutu pengelolaan destinasi tanpa mengubah identitas kawasan yang sudah dikenal luas. Dan pada lima tahun pertama, investor diwajibkan menyalurkan komitmen modal minimal Rp40 miliar, sementara total nilai aset kawasan yang mencakup tanah serta bangunan diperkirakan mencapai Rp143,5 miliar.

"Brand-nya tetap Pasir Putih. Nama Pasir Putih sudah melegenda dan tidak perlu diganti. Yang kita lakukan adalah memberikan wajah baru, kualitas baru, dan pengalaman baru kepada wisatawan melalui pengelolaan yang lebih profesional," ujar Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Kamis (13/08/2026).

Pemkab Situbondo memproyeksikan Pantai Pasir Putih terhubung dalam ekosistem pariwisata Jawa Timur hingga Bali, termasuk lintasan Bromo, Besuki, Argopuro, Ijen, dan Baluran. Konektivitas ini bakal didukung oleh infrastruktur jalan tol, Pelabuhan Jangkar, Bandara KHR As'ad Syamsul Arifin, hingga rencana reaktivasi jalur kereta api.

Sementara itu, untuk total area pengembangan diketahui mencapai 18,4 hektare, dengan 15,4 hektare di antaranya merupakan kawasan wisata. Aset yang tersedia meliputi Hotel Sidomuncul 1, Hotel Sidomuncul 2, Papin In, dan Wisda Rengganis. Dimana, skema Kerja Sama Pemanfaatan menetapkan kewajiban kontribusi tetap kepada pemerintah daerah minimal Rp1,5 miliar per tahun, di samping pembagian hasil usaha dengan porsi 51 persen untuk pemkab dan 49 persen untuk investor.

Sedangkan pengembangan kawasan Pasir Putih ini ditargetkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, memperpanjang durasi tinggal wisatawan, serta menggerakkan sektor UMKM, transportasi, dan kuliner di Situbondo. st-01/dsy

Berita Terbaru

Menikmati Wisata Pesisir Selatan yang Menawan di Pantai Midodaren Tulungagung

Menikmati Wisata Pesisir Selatan yang Menawan di Pantai Midodaren Tulungagung

Kamis, 13 Agu 2026 14:09 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 14:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Saat berakhir pekan, cocok mengunjungi deretan pantai yang menawarkan keindahan alam pesisir selatan. Salah satu destinasi yang…

Pasokan dari Petani Turun Drastis, Harga Cabai dan Sayuran di Jombang Ikut Melonjak

Pasokan dari Petani Turun Drastis, Harga Cabai dan Sayuran di Jombang Ikut Melonjak

Kamis, 13 Agu 2026 13:06 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 13:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Dalam sepekan terakhir, harga cabai dan sejumlah sayuran di Pasar Legi Jombang melonjak imbas pasokan dari daerah produsen…

2.332 Sudah Kena PHK, 4.400 Terancam Menyusul, Fraksi PDIP DPRD Jatim Desak Pemprov Bertindak

2.332 Sudah Kena PHK, 4.400 Terancam Menyusul, Fraksi PDIP DPRD Jatim Desak Pemprov Bertindak

Kamis, 13 Agu 2026 13:04 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 13:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) mulai menjadi alarm serius bagi Jawa Timur. Hingga Mei 2026, sebanyak 2.332 pekerja telah…

Wali Kota Blitar Serahkan Santunan Jaminan Sosial kepada Ahli Waris Empat Pekerja Rentan

Wali Kota Blitar Serahkan Santunan Jaminan Sosial kepada Ahli Waris Empat Pekerja Rentan

Kamis, 13 Agu 2026 13:03 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 13:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan di Kota Blitar kembali dirasakan keluarga penerima manfaat. Wali Kota Blitar Syauqul…

Diduga Gegara Musim Kawin, Penampakan Buaya Kerap Muncul di Sidoarjo

Diduga Gegara Musim Kawin, Penampakan Buaya Kerap Muncul di Sidoarjo

Kamis, 13 Agu 2026 12:54 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 12:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Diduga berkaitan dengan kondisi habitat, ketersediaan makanan, hingga musim kawin, saat ini warga di Sidoarjo dibuat khawatir dan…

Dorong Penguatan Tata Kelola, 14 Desa di Madiun Naik Status Jadi Desa Mandiri

Dorong Penguatan Tata Kelola, 14 Desa di Madiun Naik Status Jadi Desa Mandiri

Kamis, 13 Agu 2026 12:26 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 12:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Berdasarkan hasil pemutakhiran dan verifikasi data Indeks Desa 2026, sebanyak 14 dari 198 desa di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, naik…