SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kanwil Kemenkumham Jatim gelorakan perlindungan Kekayaan Intelektual yang diupayakan. Hal itu mendapat tanggapan positif dari Pemprov Jatim. Pihak Pemprov Jatim segera melakukan kolaborasi kinerja di bidang kekayaan intelektual. Salah satunya dengan membentuk Klinik Kekayaan Intelektual di lima bakorwil yang ada. Jumat (27/11/2020).
Wakil Gubernur Jatim, Emil Listianto Dardak menyampaikan komitmennya itu secara langsung dalam acara Seminar bertajuk 'Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Sebagai Pendorong Ekonomi Bangsa'. Acara yang diselenggarakan Kanwil Kemenkumham Jatim itu berlangsung di Hotel JW Marriott.
Baca juga: Elpiji Meledak di Kupang Segunting, 6 Rumah Rusak dan 2 Orang Luka
Baca juga: Polda Jatim Temukan Puluhan Pengunjung Positif Narkoba, Terbanyak di Station Club
Emil Dardak menyebut bahwa pihaknya punya cita-cita membuat klinik KI di setiap bakorwil. "Kami punya East Java Super Corridor atau semacam Mall Pelayanan Publik di setiap bakorwil, semoga bisa segera ada klinik KI di sana," ujarnya.
Terkait KIK, Emil menegaskan bahwa pihaknya siap menginventarisir apa saja aset budaya yang berpotensi didaftarakan. Menurutnya, dengan semakin banyaknya pendaftaran KIK, semakin baik untuk pemulihan ekonomi 2021.
Baca juga: Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan
Sebelum itu, Dirjen KI Freddy Harris menyatakan bahwa, Jawa Timur punya potensi yang besar dalam produk KI-nya. Masyarakatnya sangat peduli dengan hak merk, paten, hingga KIK dan Indikasi Geografis. "Untuk itu, diperlukan sinergi antara pusat dan daerah dalam melindungi kekayaan intelektual yang ada," himbau Freddy. mbi
Editor : Redaksi