Siswa Positif Covid, SMAN 1 Kota Blitar Ditutup Sementara

surabayapagi.com
Suasana SMAN 1 Kota Blitar. SP/ DECOM

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Satgas Covid-19 di Kota Blitar kembali mengevaluasi kondisi ruangan untuk kegiatan belajar tatap muka ditengah pandemi Covid-19. Dari evaluasi tersebut terdapat dua siswa di SMAN 1 Kota Blitar yang terpapar Covid-19. Pihak sekolahpun akhirnya memutuskan untuk menutup sekolah tersebut, Kamis (3/12/2020).

Menanggapi kasus tersebut, Kepala Sekolah SMAN 1 Kota Blitar, Johan Edy Prastiwo mengatakan, pihaknya sudah mendengar informasi ada keluarga siswanya terpapar Covid-19 sejak Jumat (27/11/2020). Namun baru mengetahui jika kedua siswanya juga terkonfirmasi positif Covid-19 baru pada hari Sabtu (28/11/2020).

Baca juga: Kebakaran Hanguskan Gudang Sabut Kelapa Blitar Kota, Kerugian Capai Rp100 Juta

"Informasi dari satgas mereka terpapar dari keluarganya. Yang satu siswa kelas 10, satunya lagi siswa kelas 12. Sejak Jumat itu kami telah meminta keduanya tidak datang ke sekolah," jelas Johan.

Johan menilai menutup sekolah untuk sementara waktu adalah jalan terbaik bagi semuanya. Utamanya menepis kekuatiran para wali murid yang tidak ingin anak mereka kontak dengan siswa yang terkonfirmasi positif.

"Apalagi saat ini saatnya Penilaian Akhir Semester (PAS) yang bisa dilaksanakan secara online. Setelah itu terima raport dan libur akhir semester. Jadi menurut kami tidak masalah jika sekolah ditutup dulu sementara. Karena proses pembelajaran tetap bisa dilaksanakan secara daring," jelasnya.

Baca juga: Viral! Gegara Tradisi Balon Udara, Rumah Warga Kota Blitar Nyaris Terbakar

Johan mengaku telah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Blitar. Namun pihaknya belum mengetahui, kapan sekolah akan dibuka kembali.

Sementara, Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Blitar, Hakim Sisworo mengatakan dua siswa SMAN 1 Kota Blitar yang terkonfirmasi positif Covid-19 terpapar dari orang tuanya. Orang tua mereka bekerja di lingkup dinas Pemkab Blitar.

Menurut Hakim, ada beberapa ruangan yang dievaluasi sarananya agar siswa lebih aman belajar di sekolah. Seperti ruang laboratorium yang perlu diberi sekat dan jarak agak jauh antara meja satu dan lainnya.

Baca juga: Ratusan Pedagang Ramaikan Pasar Takjil Ramadhan di Ruas Jalan Alun - alun Kota Blitar

Rencananya, Satgas akan melakukan tes swab terhadap guru dan siswa yang kontak erat dengan dua siswa positif Covid-19.

"Kami masih koordinasi dengan sekolah untuk melakukan tes swab terhadap guru dan siswa yang kontak erat," pungkasnya. dsy11

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru