SURABAYAPAGI.com, Blitar - Momen lebaran ketupat tak lepas dari tradisi musiman balon udara. Namun, pada momen kali dalam video berdurasi sekitar 20 detik yang viral di media sosial (medsos) menunjukkan rumah di Kelurahan Tanjungsari Kecamatan Sukorejo Kota Blitar nyaris terbakar gegara balon udara tersebut yang jatuh di Kelurahan Tanjungsari Kecamatan Sukorejo.
Dalam kutipan video tersebut, warga yang mengetahui hal tersebut gercep mengevakuasi dengan bergegas mengambil balon udara tersebut, agar tidak membakar rumah warga. Diduga balon udara tersebut bukan berasal dari wilayah hukum Polres Blitar Kota. Hal itu diketahui berdasarkan keterangan warga sekitar yang melakukan evakuasi balon udara tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris T. Lalo membenarkan adanya laporan balon udara di Kecamatan Sukorejo Kota Blitar. Pihaknya langsung mengamankan empat bagian bekas balon udara di TKP. Termasuk plastik berukuran besar dan tali pengikat.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun kerusakan yang terjadi pada rumah warga tersebut. "Kami amankan empat bagian bekas balon udara. Anggota sudah langsung mendatangi lokasi dari laporan yang diterima tadi pagi," terangnya, Minggu (29/03/2026).
Diketahui, sebelumnya, pihaknya telah melakukan upaya antisipasi terhadap balon udara. Bahkan sejak sebelum Ramadhan hingga Lebaran. "Kami sudah mengupayakan antisipasi sejak sebelum Ramadan sampai dengan Lebaran, untuk larangan balon udara. Kemungkinan ini dari luar wilayah, namun kami tetap upayakan keamanan masyarakat," tandasnya. bl-01/dsy
Editor : Redaksi