Pelindo Marine Service Siap Hadirkan SPBU di Pelabuhan Tanjung Perak

surabayapagi.com
 Uji coba FSoS di pelabuhan Tanjung Perak.SP/ dokumen Pelindo Marine Service

SURABAYAPAGI,Surabaya - Anak perusahaan dari PT. Pelindo Marine Service (PMS) yakni PT. Pelindo Energi Logistik dalam waktu dekat akan meluncurkan layanan Filling Station on Shore (FSoS) di pelabuhan Tanjung Perak.

Manajer Komunikasi Korporat dan Relasi Pemangku Kepentingan, Pelindo Marines Service Hafidz Novalsyah saat dihubungi menyampaikan, layanan FSoS merupakan pengisian bahan bakar kapal melalui pipa di dermaga. Dengan adanya FSoS dapat mempersingkat durasi waktu bunkering (mengisi BBM) kapal di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Baca juga: Ramadan Kondusif, Satpol PP Surabaya Tutup Hiburan dan Tingkatkan Patroli

Layanan tersebut lanjutnya, merupakan kerjasama antara anak perusahaan PMS dengan pertamina.

"Jadi itu seperti SPBU tapi ini di dermaga, kemungkinan 2 atau 3 minggu dalam bulan ini akan dilaunching,"  kata Hafidz, Minggu (10/01/2021).

Perlu diketahui, selama ini pengisian bahan bakar kapal menggunakan truk minyak. Lama waktu pengisian sendiri dapat memakan waktu 2 jam hingga 3 jam untuk satu kapal. 

Baca juga: Klenteng Hong Tiek Hian, Mulai Ramai Pengunjung Mohon Keberuntungan

Namun dengan adanya layanan FSoS dapat mengurangi lama waktu pengisian bahan bakar hingga 4 kali lipat dari pengisian menggunakan truk minyak.

"Pengisian BBM seperti ini bakal lebih efektif, dengan (FSoS) ini bisa setengah jam saja pengisiannya," akunya

"Jadi jauh lebih efisien, gak kena demuragge atau denda keterlambatan kapal (...) dan untuk kapal-kapal tunda Pelindo Marines dapat melayani lebih banyak lagi kapal-kapal kargo yang akan bongkar muat," tambahnya

Baca juga: Demo Buruh PT Pakerin di LPS Surabaya, Pakuwon Dorong Penyelesaian Lewat Dialog

Hingga saat ini telah ada beberapa FSoS yang telah diujicobakan di terminal mirah. Rencananya akan ada penambahan di terminal Berlian dan terminal Jamrud.

"Uji coba terakhir kemarin gak ada masalah. Soal jumlah di bawah sepuluh mas, gak berani bilang pasti, mungkin bulan ini sudah bisa diluncurkan," pungkasnya.sem

Editor : Mariana Setiawati

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru