Bikin Geger! Penemuan Ular Sanca 4,5 Meter Bekeliaran di Pemukiman Warga Nganjuk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas Damkar Nganjuk evakuasi ular sanca sepanjang 4,5 meter dari pemukiman warga. SP/ NGJ
Petugas Damkar Nganjuk evakuasi ular sanca sepanjang 4,5 meter dari pemukiman warga. SP/ NGJ

i

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Warga di Desa Maguan, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur di gegerkan adanya penemuan seekor ular sanca sepanjang 4,5 meter dari permukiman bahkan diduga hendak hendak memangsa ternak ayam milik warga. Dan warga yang tidak berani mengevakuasi sendiri pun, akhirnya melapor ke Damkar Nganjuk.

Menindaklanjuti laporan warga tersebut, Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Nganjuk membenarkan peristiwa tersebut dan segera mengevakuasi seekor ular sanca sepanjang 4,5 meter dari permukiman warga yang ditemukan di belakang rumah milik Suwarno, warga desa setempat, sekitar pukul 15.00 WIB.

Kepala Dinas Damkarmat Nganjuk, Imam Ashari mengatakan, laporan segera ditindaklanjuti personel siaga 1 Pos Bantu Pace. Tim langsung menuju lokasi setelah menerima aduan dari warga. "Begitu ada laporan, tim evakuasi reptil Damkarmat Pos Pace langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan," ujar Imam.

Sementara itu, terkait proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam. Ukuran ular yang cukup besar membuat petugas harus berhati-hati saat melakukan penangkapan. Ular akhirnya berhasil diamankan tanpa kendala.

Dalam evakuasi tersebut, dua personel Damkar Pos Pace diterjunkan ke lokasi dibantu pemilik rumah. Petugas menggunakan teknik khusus untuk mengendalikan satwa liar agar tidak membahayakan warga sekitar. "Setelah dievakuasi, ular sanca kami amankan petugas untuk penanganan lebih lanjut," ujar Imam. ng-02/dsy

Berita Terbaru

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kebakaran hutan melanda kawasan perhutani di Petak 62 RPH Ngangsiran, BKPH Sampung, KPH Madiun, yang masuk dalam wilayah Kecamatan…

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Ponorogo menunjukkan progres positif. Berdasarkan data Aplikasi FASIH Pendataan SE…

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

‎ ‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – BEM Nusantara Jawa Timur mengirim karangan bunga ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Selasa (21/7/2026), sebagai aksi simb…

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan  ‎

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan ‎

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang gugatan perdata sengketa pengelolaan lahan parkir yang melibatkan PT Jatim Parkir Center (JPC) kembali bergulir di Pen…

Kuasa Hukum Minta Sugiri Bebas Murni

Kuasa Hukum Minta Sugiri Bebas Murni

Selasa, 21 Jul 2026 16:31 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 16:31 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Tim Penasihat Hukum Bupati nonaktif Ponorogo Sugiri Sancoko angkat suara mengenai konstruksi dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi P…

Bupati Gus Barra Salurkan Insentif bagi 1.661 Kepsek dan Guru PAUD

Bupati Gus Barra Salurkan Insentif bagi 1.661 Kepsek dan Guru PAUD

Selasa, 21 Jul 2026 15:41 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten Mojokerto mengucurkan bantuan insentif jasa pendidik tahun anggaran 2026 kepada 1.661 kepala sekolah dan…