SURABAYAPAGI,Surabaya - Perseteruan SPBU Shell di Jalan Margorejo dengan warga sekitar hingga berbuntut pemanggilan oleh Komisi C kini tengah ditanggapi oleh pihak SPBU Shell. Sif Manager SPBU Shell Margorejo Renaldi Pratama mengatakan jika permasalahan yang dituntut oleh warga.
"Kita kemarin sudah ketemu pak camat dengan warga sini kita kalau membatasi sih tidak, hanya saja kita punya beberapa kriteria untuk calon karyawan yang akan masuk ke kita," ucapnya.
Baca juga: Ramadan Kondusif, Satpol PP Surabaya Tutup Hiburan dan Tingkatkan Patroli
Menurut Aldi, untuk saat ini pihaknya hanya bisa menerima sekitar 20 persen karyawan dari total keseluruhan. Dirinya mengaku untuk permulaan pihak Shell tidak bisa menerima karyawan terlalu banyak lantaran masih belum memenuhi target penjualan.
"Kita punya slot 20% warga lokal dua saja. Kita lihat pas tidak sama kriteria di sini, kemarin sempat keluar di minggu kemarin karena tidak betah," ujarnya.
Dari total 9 karyawan, kini SPBU Shell masih belum memiliki karyawan penduduk lokal seperti halnya tuntutan warga yang diajukan pada komisi C tempo hari.
Baca juga: Dorong Percepatan Validasi DTSEN, Ketua Komisi A Minta Pemkot Libatkan RT/RW
"Saat ini kalau ada lagi kita akan menerima dengan senang hati. Bahkan tidak menutup kemungkinan sampai 7-8 karyawan. Untuk sekarang jumlah karyawan 9," pungkasnya.
Sebelumnya dalam hal ini Camat Wonocolo, Deny sebenarnya menaruh harapan besar, kalau bisa agar pekerja di Shell 50% merupakan warga sekitar. Di samping itu juga bisa memperbaiki perekonomian sekitar. fm
Baca juga: Bahtiyar Rifai Dorong Pengawasan Ketat Cagar Budaya
Editor : Mariana Setiawati