Warga Panik, Banjir Terjang 4 Kecamatan di Pasuruan

surabayapagi.com
Salah satu acara di salah satu Kecamatan di Kabupaten Pasuruan. SP/ DECOM

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Banjir yang menerjang sejumlah desa di 4 Kecamatan Bangil, Rejoso, Grati dan Winongan, Kabupaten Pasuruan membuat banyak warga panik dan akhirnya mengungsi.

Salah satu banjir di Kecamatan Bangil terjadi di Kelurahan Kalirejo, Kelurahan Kalianyar, dan Desa Manaruwi. Banjir akibat luberan Sungai Kedunglarangan melalui tanggul yang jebol beberapa waktu. Tanggul yang jebol hanya dipasang bronjong sehingga tak mampu menahan debit air yang tinggi.

Baca juga: Multazam Ingatkan Gubernur Jatim: Normalisasi Sungai dan Jalan Rusak Harus Jadi Prioritas

Menurut Plt Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Ridwan Harris mengatakan bahwa, Banjir di Bangil sempat mencapai 60-70 cm dan di beberapa lokasi air masuk ke rumah warga. Namun pagi ini mulai surut.

"Semalam sempat ada yang mengungsi karena trauma banjir (bandang) tanggal 3 sekaligus antisipasi, namun pagi ini sudah kembali ke rumah masing-masing," katanya, Senin (15/2/2021).

Sementara di Kecamatan Rejoso, terutama di Desa Sadengrejo, banjir bahkan sempat mencapai 2 meter.

Baca juga: Warga Probolinggo Pilih Ngungsi, 4 Desa di Lereng Bromo Terendam Banjir

"Semalam ketinggian banjir 1-2 meter. Pagi ini surut, hanya di sekitar balai desa tinggal 50-70 senti meter," ujar Hudan Dardiri, warga Desa Sadengrejo.

Selain melanda wilayah kabupaten, banjir juga sempat merendam jalan-jalan di Kota Pasuruan. Menurut Kepala BPBD Kota Pasuruan Samsul Hadi, banjir lokal akibat gorong-gorong tak mampu menampung debit air.

Baca juga: Cegah Banjir, Pemkab Sidoarjo Genjot Normalisasi Sungai di 4 Lokasi Berbeda

"Pagi ini sudah surut, banjir lokal dari gorong-gorong," terang Samsul. Dsy10

 

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru