SURABAYA PAGI, Lamongan - Pandemi covid-19 diakui atau tidak berpengaruh cukup besar dalam sektor ekonomi. Tidak sedikit pelaku UMKM gulung tikar. Agar kedepan pelaku UMKM tetap survive, bupati Lamongan terus mendorongnya, dan memberikan perhatian lebih.
Perhatian itu diberikan Yuhronur Efendi dengan mengunjungi secara langsung dan mensupport pelaku usaha UMKM, dan sejumlah pedagang di Pasar Baru, pada Kamis (4/2/2021).
Baca juga: Momentum Musim Haji Jadi Berkah Bagi Pedagang Musiman pernak-pernik di Kediri
“Saya tadi di beberapa tempat. Pertama di Pasar Online Lamongan (POL). Baik penjualan lewat online maupun offline terus kita dorong untuk program 100 hari kerja,” tutur Bupati YES saat Sidak Pelayanan Publik di Perumda Pasar Kabupaten Lamongan, Kamis (4/3).
Baca juga: Lewat Program Jamula, Pemkab Lamongan Targetkan Tingkat Kemantapan Jalan 63,55 Persen
Selain mengunjungi Perumda Pasar, Bupati YES berkunjung ke Bank Daerah Lamongan (BDL) dan Bank Jatim selaku mitra perbankan daerah, juga mengunjungi Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan selaku pembina UMKM di Lamongan.
“Saya tadi lihat di beberapa tempat, ke pasar kemudian di perbangkan, kemudian Disperindag sebagai sumber pokok terhadap UMKM. Inikan binaan Disperindag, ayo kita gairahkan sehingga gerakan ayo beli produk Lamongan bisa berjalan dengan baik,” ungkap YES.
Baca juga: Dongkrak Perekonomian, Situbondo Beri Pembinaan UMKM Kuliner ‘Seafood’ Jalur Pantura
Kepada para pelaku usaha, YES menghimbau agar masyarakat tetap produktif meski dalam kondisi pandemi Covid-19.
“Tentu ditengah pandemi Covid-19 ini saya harapkan pelaku usaha dan masyarakat tetap produktif. Meski ada Covid di sekitar kita, jadi tetap lakukan prokes agar pekerjaan , penjualan tidak menurun omsetnya,” imbuhnya.jir
Editor : Mariana Setiawati