Surabaya Pagi, Surabaya Terdengar ribut ribut, tiba tiba pas di depan Simojawar Gang V,(10/3/2021). Pria itu diduga korban pembunuhan.
Dari pantauan di TKP, sekitar pukul 13.30 Wib, Tim Inafis Polrestabes Surabaya melakukan identifikasi di dalam garis polisi. Warga setempat yang penasaran melihat proses identifikasi tersebut.
Korban tergeletak di atas jalan paving dengan kondisi penuh darah. Korban tampak bersarung dan bagian atas tubuhnya, juga ditutup sarung.
Warga sekitar menyebut bahwa kejadian berlangsung sekitar pukul 12.00 Wib. Kata warga, korban mengalami luka bacok di bagian punggung, pundak dan perut. Korban tergeletak tidak jauh dari tempat kosnya.
"Kosnya di dalam gang kecil itu. Kemungkinan korban keluar dari kosnya untuk menyelamatkan diri dan ambruk di gang 5 ini," tutur Joni, salah satu warga di lokasi kejadian.
Menurut warga, korban merupakan pendatang yang indekos di salah satu rumah kos di lokasi. Warga juga tidak mengetahui kejadiannya dan siapa yang membacok korban.
Pria yang tewas bersimbah darah di depan warung kopi (warkop) Jalan Simo Jawar Gang 5A, Simomulyo, Sukomanunggal, Surabaya ternyata warga Sampang, Madura. Pria itu diduga korban pembunuhan.
Data yang didapat di lokasi menyebut bahwa korban bernama Demiri,50, warga Kecamatan Burlanjeng, Kabupaten Sampang, Madura. Korban tinggal di sebuah rumah kos, tak jauh dari lokasi terkaparnya.
"Benar, korban warga asal Sampang. Diduga akibat penganiayaan yang menyebabkan matinya seseorang (dugaan pembunuhan)," jawab Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian di TKP.
Oki menambahkan, korban sudah sekitar lima bulan indekos di Jalan Simo Jawar 5A/7. Di tempat kos itu, korban tinggal bersama istri dan anaknya.
Menurut Oki, identifikasi dan pemeriksaan sejumlah saksi masih terus dilakukan.
"Kasus ini masih dalam penyelidikan kami. Pelakunya masih kami identifikasi, mudah-mudahan ada hasil," tambah Alumni AKPOL Tahun 2003.nt
Editor : Redaksi