Lamongan Gelorakan Gerakan Sehari Baca Satu Buku

surabayapagi.com
Bupati Yuhronur Efendi saat melaunching gerakan membaca satu buku dalam sehari di Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Disadari atau tidak kualitas siswa sangat ditentukan karena selain IQ juga karena faktor suka membaca. Karena literasi sangat penting dalam mencetak generasi cerdas, dan karena itu membaca harus digelorakan.

Hal itu disampaikan oleh bupati Yuhronur Efendi saat melaunching  Gerakan Lamongan Sehari Satu Buku (Gerlam Sesaku), yang diikuti oleh 120 lembaga pendidikan secara virtual di SMPN 1 Lamongan, Rabu (31/3/2021).

Baca juga: Dukung Akurasi Awal Bulan Hijriah, Lamongan Luncurkan Aplikasi Hisab Rukyat

Disebutkan oleh bupati yang biasa disapa Pak Yes ini, gerakan untuk menggelorakan membaca buku ini bukan tanpa alasan. Sebagaimana fakta data UNESCO yang menyebut bahwa Indonesia berada pada urutan kedua dari bawah perihal literasi.

Karena minat baca masyarakat Indonesia yang sangat memprihatinkan ini, hanya 0,001 persen, yang artinya dari 1.000 orang hanya 1 yang rajin membaca, membuat Pemerintah Kabupaten Lamongan turut merasa mempunyai andil dalam membangkitkan minat baca masyarakat.

Peluncuran Gerlam Sesaku ini kata Yes,  adalah sebuah momen yang sangat luar biasa untuk menggairahkan minat baca anak-anak, supaya literasinya semakin banyak. "Jumlah literasi yang semakin banyak, anak yang semakin suka membaca ini akan berbanding lurus dengan kualitas anak,” tuturnya.

Baca juga: Belum ada Progres, Komisi C Anggap Pengembang Grand Zam-Zam Residence "Balelo"

Bupati juga mengajak untuk menggairahkan perpustakaan sekolah dengan memperbanyak buku di perpustakaan, agar peserta didik betah membaca dan menjadi lebih baik. “Saya optimis, jika tahun depan Indonesia disurvei, saya yakin rangking kita akan naik. Dan gerakan ini adalah sebuah gerakan yang Insya Allah bukan hanya dari Lamongan untuk Lamongan, tapi gerakan dari Lamongan untuk Indonesia,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Adi Suwito berharap Gerlam Sesaku diikuti oleh seluruh sekolah di Lamongan, karena gerakan tersebut juga diluncurkan di beberapa lembaga sekolah di Lamongan.

Baca juga: Sunan Mayang Madu adalah Mertua Sunan Drajat, Penghubung Jalur Champa Jawa dengan Jaringan Wali Songo

“Harapannya setiap anak di Kabupaten Lamongan akan memiliki kesukaan membaca buku. Saya mohon kepada Pak Bupati untuk gerakan ini dibuatkan Perbup, agar nantinya benar-benar bisa dijalankan,” harap Adi Suwito.

Sementara itu, kegiatan yang  mengambil tema mencetak generasi milenial literat menuju Lamongan jaya, peluncuran Gerlam Sesaku ini diawali dengan melihat showcase literat dan mengunjungi stand bazaar UMKM peserta didik, kemudian launching aplikasi ditandai dengan penekanan tombol peresmian dan penandatanganan prasasti. jir

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru