Selama Ramadhan, SPPG Kota Malang Ganti MBG dengan Makanan Kering

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang. SP/ MLG
Ilustrasi. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Selama Bulan Ramadhan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang akan disesuaikan mulai dari menu sampai dengan pendistribusian kepada penerima manfaat. Dimana, menu MBG akan diganti makanan kering dan siap santap.

Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Malang, Muhammad Athoillah mengungkap jika kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Badan Gizi Nasional (BGN). Dilain sisi, adanya penyesuaian ini dilakukan demi mencegah makanan basi. Sehingga menu yang dibagikan tetap layak dikonsumsi hingga waktu berbuka puasa.

"Untuk menu puasa kami kirimkan dalam bentuk kemasan. Seperti buah, roti, telur, susu. Intinya kami siapkan makanan yang bisa awet selama penyimpanan seharian hingga waktu berbuka puasa," jelasnya, Jumat (20/02/2026).

Diketahui, untuk menu keringan tetap memenuhi standar kecukupan gizi harian. Isi paket bisa berupa sumber karbohidrat seperti roti, lauk tahan lama seperti abon atau telur, buah non-potong, kacang-kacangan, dan kurma yang sifatnya opsional.

Sementara makanan yang mudah rusak dalam hitungan jam, seperti kentang goreng, akan dinilai kembali berdasarkan daya tahannya. "Dilihat dari daya tahannya, apakah kuat sampai satu hari atau tidak," tegasnya.

Sedangkan untuk skema pendistribusian dilakukan secara bergantian antara makanan basah dan makanan kemasan sesuai dengan kesepakatan kader setempat.

"Misalkan pada Senin dibagikan ompreng, lalu Selasa dan Rabu diberikan makanan kemasan. Begitu pula pada Kamis, kita kirimkan menu makanan basah di ompreng sedangkan Jumat Sabtu makanan kering," bebernya.

"Untuk pendistribusiannya setiap hari tidak ada perubahan. Bedanya, waktu pengiriman cenderung pagi, kalau bulan puasa mungkin agak siang agar tidak mengganggu jawal pelajaran," bebernya.

Namun, bagi sekolah yang mayoritas siswanya non muslim, menu dan waktu pendistribusian tidak mengalami perubahan. "Jika mayoritas siswa tidak berpuasa, maka kita akan berikan menu basah seperti biasa menggunakan ompreng," tambahnya. ml-02/dsy

Berita Terbaru

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon” atau “Perseroan”, BEI: BDMN), anggota MUFG, grup jasa keuangan global, pada hari ini menyele…

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Rencana relokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Kota Madiun masih belum direalisasikan dalam waktu dekat. Pem…

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil menjaga kinerja keuangan tetap positif sepanjang tahun 2025 di tengah tekanan i…

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langkah antisipatif menyusul kebijakan Work From Home (WFH) setiap Jumat bagi…

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dampak konflik global mulai dirasakan hingga ke sektor pertanian di daerah. Ketidakpastian pasokan energi, khususnya bahan bakar m…

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Petugas dari Satpolairud Polres Gresik mengevakuasi sesosok jasad pria lanjut usia yang ditemukan mengapung di area bawah dermaga P…