728 Formasi CPNS Jember Diusulkan Hanya untuk Nakes

surabayapagi.com
Salah satu proses seleksi CPNS. SP/DOC SP

SURABAYAPAGI, Jember - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember berencana merekrut calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Tetapi Pemkab Jember mengusulkan dalam  rekrutmen CPNS 2021 ini hanya ada 728 formasi CPNS untuk tenaga kesehatan (nakes) saja.

Sedangkan untuk tenaga pendidik diusulkan melalui PPPK. Usulan formasi pegawai baru tersebut masih menunggu persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Baca juga: Di Tengah Wacana Pengangkatan Staf SPPG Jadi PPPK, Guru SD di Madiun Hanya Digaji Rp250 Ribu Per Bulan

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Jember Sukowinarno mengatakan, ke-728 formasi yang diusulkan itu memang hanya tenaga kesehatan (nakes). Jadi tak ada satu pun formasi untuk tenaga guru.

"Semuanya untuk sektor kesehatan, artinya seluruh formasi untuk tenaga kesehatan. Seperti dokter, perawat, analis, dan sebagainya. Tenaga kesehatan semua," tegas Suko, kemarin.

Menurutnya, usulan formasi CPNS itu diusulkan sejak 2020. Namun belum ada jawaban berapa kuota untuk Jember dalam rencana rekrutmen CPNS tahun 2021 oleh pemerintah pusat.

Sementara untuk tenaga pendidik, kata Suko, pihaknya tidak mengusulkan melalui formasi CPNS. Rekrutmen tenaga pendidik dilakukan melalui sistem Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Baca juga: Manfaatkan Momentum Harga Cabai Melonjak Naik, Petani di Jember Pilih Panen Lebih Awal

 "Untuk tenaga pendidik, kami ajukan melalui mekanisme PPPK ke pemerintah pusat juga," imbuhnya.

Ada 3.774 formasi tenaga pendidik yang dibutuhkan di Kabupaten Jember. Jumlah guru itu dibutuhkan untuk lembaga SD dan SMP di Jember.

"Sebenarnya kebutuhan tenaga pendidik SD dan SMP di Jember ada lima ribuan orang. Namun kami masih ajukan 3.774 formasi. Kami akui memang kebutuhan tenaga pendidik masih kurang," imbuh mantan Sekretaris Dinas Pendidikan Jember ini.

Baca juga: Tangani 70 Kasus DBD, Dinkes P2KB Sumenep Gencarkan Pola Hidup Sehat Lewat 3M Plus

Pihak BKPSDM masih menunggu informasi lebih lanjut terkait rencana rekruitmen CPNS dan PPPK dari pemerintah pusat, terutama untuk kuota yang diberikan ke masing-masing daerah di Indonesia.(na)

 

Editor : Mariana Setiawati

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru