Wanita Sidoarjo Tewas Tertabrak KA di Perlintasan Tanpa Palang

surabayapagi.com
Bangkai mobil Nissan Juke milik Rafina, usai tertabrak KA Jenggala, Senin pagi. SP/Sugeng

 

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Rafina Oktafia (21) warga Kecamatan Prambon Sidoarjo tewas usai mobil Nissan Juke warna hitam dengan nopol W 1920 Z yang dikendarainya disambar KA Jenggala, Senin (19/4/2021) pagi.

Baca juga: Ketua DPRD Sidoarjo Apresiasi BPC HIPMI Sidoarjo Bangun Sinergi Ekonomi Lokal

Kanit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistyono menerangkan, awalnya korban melaju dari arah barat ke timur. Saat di Desa Kedungkembar, Prambon, korban berbelok arah ke kiri menuju rumahnya.

Nah, saat berada di atas perlintasan kereta api tanpa palang pintu tersebut, tiba-tiba melaju Kereta Api Jenggala dari Mojokerto jurusan Sidoarjo dengan nomor loko 624 yang dimasinisi Darto.

“Saat itulah mobil korban tertabrak kereta api dari sisi kiri dan terseret hingga 64 meter. Karena kerasnya benturan, mobil tersebut rusak parah di sisi kiri,” ujar Sugeng.

Sugeng melanjutkan, setelah terseret 64 meter, mobil korban jatuh ke lahan persawahan di sisi utara rel. Warga yang datang kemudian mencoba menolong korban. “Karena terluka cukup parah di bagian kepala, korban meninggal di lokasi kejadian. Jenazah korban dilarikan ke Rumah Sakit Anwar Medika” imbuh Sugeng.

Baca juga: Pemdes Kludan Salurkan Bantuan Langsung Tunai DD Rp 900 Ke 18 Keluarga Penerima Manfaat

Petugas yang datang kemudian mengevakuasi tubuh korban untuk divisum di rumah sakit terdekat. Dari kepala korban, terlihat darah mengucur deras. Setelah itu, petugas melakukan olah TKP.

Sugeng menyebut bahwa kecelakaan terjadi diduga karena pengemudi mobil kurang berhati-hati saat melintas di perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu.

Baca juga: Atasi Sampah, Dedi Irwansyah Ketua Komisi A DPRD Jatim Dorong Eks TKD Bebekan Jadi TPST 3R

"Faktor yang menjadi penyebab kecelakaan yaitu karena pengemudi mobil Nissan Juke kurang berhati-hati," tandasnya.

Sugeng berpesan agar semua pengendara waspada. “Pastikan kondisi dalam keadaan aman. Baru melintas,” pungkas Sugeng. sg/cr3/ham

 

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru