SURABAYAPAGI.com, Yogyakarta - Semenjak adanya larangan mudik serta penyekatan di sejumlah titik lantaran masuk dalam zona kuning Covid-19, Candi Prambanan tetap buka dengan menerapkan protokol kesehatan. Namun akibat larangan mudik tersebut berimbas pada anjloknya kunjungan wisatawan di Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan, Sleman, Yogyakarta selama masa libur lebaran Idulfitri 2021.
Direktur PT TWC Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Edy Setijono mengatakan pada masa larangan mudik atau libur lebaran, hanya diperbolehkan menerima wisatawan maksimal sebanyak 3.500 orang.
Baca juga: Susur Sungai Ngotok Hadir di TBM, Tambah Destinasi Wisata Baru di Kota Mojokerto
Di hari pertama Idul Fitri, Kamis (13/5/2021), terdapat 103 pengunjung. Sementara pada Jumat (14/5/2021), terdapat 444 pengunjung. Di hari Sabtu (15/5/2021), TWC Prambanan dikunjungi sebanyak 1.164 wisatawan, atau sekitar 33 persen dari kuota maksimal kunjungan sebesar 3.500 pengunjung. Sedangkan di hari Minggu (16/5/2021), terdapat 1.500 kunjungan wisatawan ke Candi Prambanan
"Saat Lebaran ini kita jumlah wisatawan yang datang ke Candi Prambanan hanya berkisar 1.000-1.500 per hari. Angka ini masih jauh dibawah kuota yang kita tetapkan," katanya, Senin (17/5/2021).
Baca juga: Uniknya Wisata Banyu Kuning, Kawasan Geoheritage dengan Mata Air Keemasan
Normalnya, Candi Prambanan ini mampu menampung wisatawan sebanyak 20 hingga 25 ribu.
Selain itu, dalam pelaksanaanya, PT TWC juga menerapkan registrasi ketat bagi wisatawan, seperti pemeriksaan di gerbang utama. Sejumlah petugas akan memandu pengunjung untuk mengisi daftar hadir secara online yang terdiri dari nama, alamat serta nomor telepon seluler.
Baca juga: Pesona Wisata Air Terjuan Putuk Truno, Suguhkan Panorama di Balik Lereng Gunung
PT TWC juga memberikan akses masuk khusus kepada wisatawan yang telah memenuhi syarat Wisata Sehat, yaitu sudah melakukan dan menunjukkan bukti sertifikat vaksin atau hasil negatif Test Swab/PCR/Antigen/GeNose yang masih berlaku saat tiba. Dsy11
Editor : Redaksi