SURABAYAPAGI.COM, Malang - Dalam rangka mempercepat vaksinasi covid-19 kepada masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang akan mengajukan penambahan kuota vaksin kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.
“Rencana untuk penambahan, akan disesuaikan dengan kebutuhan. Kami akan evaluasi,” ujar Kepala Dinkes Kota Malang dr Husnul Muarif, Minggu (20/6).
Baca juga: Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi, Thariq Siapkan Eksepsi
Ia menjelaskan, sebelumnya Kota Malang telah mendapatkan pasokan vaksin AstraZeneca sebanyak 10 ribu vial. Dalam satu vial vaksin AstraZeneca tersebut, bisa digunakan untuk 10 sampai 12 orang. Dan saat ini, ketersediaan vaksin yang di Dinkes Kota Malang tersisa 70 vial vaksin AstraZeneca .
“Dengan sisa sebanyak 70 vial, bisa dipergunakan untuk kurang lebih sebanyak 700 warga Kota Malang,” tambahnya.
Baca juga: Jelang Pelaksanaan SPMB 2026, Disdikbud Kota Malang Jamin Transparansi Informasi
Dirinya mengungkapkan, pelaksanaan vaksinasi menggunakan vaksin AstraZeneca di kota Malang telah mencapai 95 persen. Dan selanjutnya, akan digunakan penghitungan sasaran penerima prioritas sebelum mengajukan penambahan pasokan.
“Ini sudah 95 persen. Jadi kami menyelesaikan dulu sampai habis, baru nanti akan dihitung sasaran yang kurang berapa,” terangnya.
Baca juga: Teror Monyet Ekor Panjang di Kota Malang Resahkan Warga hingga Masuk Perumahan
Diketahui, kota Malang telah memasuki minggu ketiga pelaksanaan vaksinasi menggunakan vaksin AstraZeneca yang ditujukan kepada para lansia, pelayan publik dan sebagian masyarakat umum.
Editor : Moch Ilham