Bupati dan Wali Kota Diminta Gercep Vaksinasi Pelajar

surabayapagi.com
Gubernur Khofifah aat memantau vaksinasi massal santri di Pondok Pesantren Modern Al-Amanah di Desa Junwangi, Krian Sidoarjo.

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Para bupati dan Wali Kota se-Jatim diminta Gubernur Khofifah untuk gencar melakukan vaksinasi terhadap para pelajar. Hal itu diungkapkannya saat memantau vaksinasi massal santri di Pondok Pesantren Modern Al-Amanah di Desa Junwangi, Krian Sidoarjo.

"Saya minta agar bupati/walikota di Jatim melakukan gerak cepat untuk ikut menyukseskan percepatan vaksinasi untuk kelompok remaja dan pelajar, yang dua hari lalu sudah diluncurkan oleh Presiden RI," kata Khofifah, Jumat (16/7/2021).

Baca juga: Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi se-Jawa, Khofifah Soroti Ketahanan di Tengah Krisis Global

"Proses vaksinasi untuk remaja atau pelajar tingkat SMA, SMK, SLB, MAN termasuk siswa SMP yang sudah berumur 12 tahun diharapkan tuntas 70 persen," jelas Khofifah.

Khofifah menambahkan, di Jatim siswa SMA, SMK, SLB dan MAN jumlahnya mencapai sekitar 1,3 juta dan untuk kelompok umur 12 tahun jumlahnya 3,5 juta.

Baca juga: Ekonomi Biru Jadi Fokus, Khofifah Soroti Peran SDM Maritim untuk Daya Saing Global

"Vaksinasi terhadap 250 santri Pondok Pesantren Modern Al Amanah Junwangi, ini bagian dari ikhtiar untuk tidak terkena COVID-19. Harapannya, ini diluaskan ke sekolah-sekolah lain termasuk SD yang sudah berumur 12 tahun," terang Khofifah.

Pelaksanaan vaksinasi untuk remaja ini juga disebut hadiah warga Jatim untuk HUT Kemerdekaan RI.

Baca juga: Khofifah Apresiasi Lonjakan Kinerja Bank Jatim, Optimistis Jadi Katalis Ekonomi Jawa Timur

"Dengan semangat bersama percepatan vaksinasi agar terwujud herd immunity minimal 70 persen, warga Jatim sudah divaksin," tandas Khofifah.

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru