SURABAYAPAGI.COM, Magetan - Pemkab Magetan menggelontorkan anggaran Rp 5,4 milyar untuk revitalisasi bagian pasar. Anggaran tersebut bersumber dari dana alokasi umum (DAU) tetap.
“Lelang sudah selesai. Ini sudah mulai pembangunan proyek fisik,” terang Handoko Kabid Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Magetan, Senin (2/8/2021)
Baca juga: Revitalisasi Pasar Keputran Selatan Terus Dikebut, Pemkot Tambah 60 Stan Baru
Yakni sebanyak 20 perusahaan berasal dari berbagai daerah sudah pasang harga untuk menangkan tender dan menggarap pasar yang dibangun lebih dari 25 tahun lalu itu. Pagu di angka Rp 5,4 miliar sementara harga perkiraan sendiri (HPS) Rp 5,342 miliar. Masing – masing penyedia menawarkan paling tinggi Rp 5,1 miliar. Hingga yang paling murah Rp 4 miliar.
“Sudah ada pemenang berkontrak. Yakni PT Sahabat Karya Sejati. Asal Makassar Sulawesi Selatan. Dengan harga penawaran dan harga terkoreksi yakni Rp 4,273 miliar,” terang Handoko.
Baca juga: Stok Melonjak Jelang Idul Adha, Harga Kambing di Magetan Justru Anjlok hingga Rp500 Ribu
Dia menyebut pembangunan difokuskan pada fasad barat dan timur. Untuk bagian barat, juga ditambah dengan pembangunan tangga manual. Anggaran yang semula diperkirakan sekitar Rp 3,1 miliar, kini bertambah lantaran juga ditambah pembangunan paving block di halaman pasar dan dirancang ramah untuk para difabel. “Juga ada taman – taman yang nanti ditambahkan di sekitar halaman pasar,” ungkapnya.
Selain itu, juga fokusnya adalah membongkar seluruh pagar. Dan memindahkan pos polisi yang ada di pojok selatan pasar. Pos tersebut bakal menyatu dengan kawasan pasar. “Sehingga, akan tersedia banyak ruang untuk parkir dan taman untuk kelengkapan kawasan pasar. Sementara hanya pagar bagian timur, barat, dan selatan yang dibongkar,” katanya.
Baca juga: Jelang Idul Adha, Harga Sapi Kurban di Kota Madiun Naik Tembus Rp80 Juta per Ekor
Tahun lalu, pihaknya baru melakukan pembangunan fasad selatan dan sebagian fasad timur. Sskaligus dengan menambahkan eskalator. Dengan total dana pembangunan yakni Rp 5,4 miliar.
Editor : Moch Ilham