RPJMD Harus Jabarkan Penanganan Kesehatan dan Pemulihan Ekonomi

surabayapagi.com
Ketua Pansus Perubahan RPJMD Jatim 2019-2024, H Muzammil Syafi’i. SP/Riko Abdiono

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ketua Pansus Perubahan RPJMD Jatim 2019-2024 DPRD Jatim, Muzamil Syafii menunggu langkah konkrit penanganan Pandemi Covid serta recovery ekonomi. Politisi Nasdem ini mengatakan sampai saat ini pihaknya melihat belum ada program cerdas yang dilakukan gubernur Khofifah dalam menangani pandemi covid-19 bersama-sama ekonomi Jatim.

“Ini catatan penting dari Pansus kalau tak ada program cerdas gubernur Khofifah untuk menekan pandemi,” jelas pria asal Pasuruan ini saat dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (12/8/2021).

Baca juga: MPR RI Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Kemandirian Fiskal dan Pembiayaan Pembangunan

Diungkapkan mantan wabup Pasuruan ini, selain penanganan covid-19 yang tak maksimal, pihaknya juga melihat belum ada terobosan-terobosan yang dilakukan gubernur Khofifah untuk meningkatkan perekonomian di tengah pandemi covid-19.

Baca juga: Timbunan Sampah Jatim Tembus Jutaan Ton, DPRD Minta Pemprov Bergerak

“Tak ada program dari gubernur untuk peningkatan ekonomi masyarakat saat ini meski pandemi covid-19 yang menyebabkan perekonomian masyarakat terpuruk,” jelasnya.

Ditambahkan oleh politisi asal Partai Nasdem ini, dalam kepemimpinan gubernur Khofifah, pihaknya mempertanyakan niatan gubernur dalam meningkatkan indeks reformasi birokrasi di Pemprov Jatim. Terlebih pada pelayanan publik harus tetap berjalan lebih baik lagi.

Baca juga: Eksekutif dan Legislatif Belum Satu Frekuensi, Pansus BUMD DPRD Jatim Angkat Alarm

“Dengan adanya WFH, aktivitas Pemprov Jatim berkurang. Padahal seharusnya meski WFH, tidak perlu mengurangi indeks reformasi birokrasi di Pemprov Jatim,” jelasnya. rko

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru