Bupati Sumenep Targetkan di Tahun 2023 Semua Kepulauan akan Teraliri listrik

surabayapagi.com
Bupati Sumenep Achmad Fauzi SH, MH. Saat melakukan MoU dengan PLN tentang pengelolaan listrik di Pulau Gili Raja, Kecamatan Giligenting, Kab. Sumenep. SP/Istimewa

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep, berupaya pembangunan kelistrikan di daerah kepulauan Kab. Sumenep rampung sampai tahun 2023 

Menurutnya, sejumlah titik di kepulauan memang belum ada yang teraliri listrik secara maksimal meskipun sebagian sudah ada namun menggunakan mesin diesel

Baca juga: Perkuat Sinergi Lintas Instansi, PLN NP UP Gresik Teguhkan Komitmen Zero Accident

“Saya sudah memprogramkan kelistrikan di wilayah kepulauan selesai tahun 2023, hal itu upaya pemerintah untuk meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat,” kata Achmad Fauzi, Bupati Sumenep, kemarin (30/10).

Selain itu,  Pemerintah Kabupaten Sumenep,  sudah menggelar rapat dan telah melakukan MoU dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero mengenai pengelolaan listrik di Pulau Gili Raja, Kecamatan Giligenting, Sumenep.

Bahkan sambung orang nomor satu di Kab. Sumenep itu, “Pemerintah Daerah (Pemkab Sumenep) terus berupaya secara bertahap untuk memberikan aliran listrik kepada rumah warga di kepulauan Sumenep,” jelasnya

Baca juga: Publik Ingin Tahu, Pemilik CV. Jatim Wangi Merajai di Kab. Sumenep

Tidak hanya itu, Pemerintah Daerah akan terus melakukan komunikasi dengan PLN agar aliran listrik di wilayah Kecamatan kepulauan Sumenep akan lebih maksimal lagi, utamanya aliran listrik sebagai sarana  dalam mengembangkan sektor perekonomian di daerah kepulauan.

“Mudah-mudahan, pada tahun ini, PLN bisa beroperasi khusus di kepulauan masyarakat Pulau Gili Raja Kecamatan Giligenting,” pungkasnya.

Untuk diketahui, rencana pembangunan listrik di pulau Gili Raja  Kab. Sumenep, memang sudah direncanakan sejak tahun 2014 lalu, sesuai estimasi  pembangunan kelistrikan di kepulauan Gili Raja itu, diperkirakan menghabiskan anggaran sebesar Rp 17 miliar. Anggaran tersebut diambilkan dari APBD tingkat II. Ar

Baca juga: Proyek di Sumenep, Diduga Salah Sasaran, CV. Jatim Wangi Diminta Bertanggungjawab

 

 

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru