Milad Muhammadiyah, Spemdalas Gelar Festival Culinary

surabayapagi.com
Suasana Festival Culinary Spemdalas yang digelar untuk memperingati Milad Muhammadiyah ke-109. SP/Grs

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik (Spemdalas) punya cara berbeda dalam memperingati semarak Milad Muhammadiyah ke-109. Sekolah yang memiliki slogan sekolah para juara ini menggelar Festival Culinary dengan total menu 109, Jumat (19/11/2021). 

Ratusan menu terdiri dari kuliner tradisional hingga modern. Mulai semanggi, lontong balap, rujak lontong, sempol, nasi goreng, chicken teriyaki, ricebox chiken, hingga sushi mentai. Semua dijual antara harga 3 ribu hingga 20 ribu. 

Baca juga: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Trate Takjil Market Volume 4 Libatkan 130 UMKM dan Resmikan Outlet Trate Rasa

Keseruan kegiatan Festival Culinary tersebut bahkan sampai menarik perhatian Hasanain Patel, mahasiswa asal Saudi Arabia. Ia pun membeli nasi goreng. "Harganya murah-murah. Salut ada siswa yang berjualan di sekolah," kata pria yang sudah 5 tahun di Surabaya ini. 

Sementara, Ketua IPM Spemdalas Nafisha Aleyda mengatakan, kegiatan Festival Culinary sudah beberapa kali diadakan. Namun sempat vakum akibat pandemi Covid-19. Sehingga senang sekali kegiatan ini kembali diadakan berbarengan dengan Milad Muhammadiyah. 

"Senang akhirnya kami bisa berjualan dan bertemu dengan teman-teman," ungkap Nafisha. 

 

Baca juga: GAPEKNAS Gresik Aktif Kembali, Pengurus Baru Siap Perkuat Kontraktor Lokal

Lebih lanjut dikatakan Nafisha, dari ratusan menu yang dijajakan, menu sushi mentai menjadi terfavorit. Dari berjualan ini kurang lebih mendapat omset 12 juta. 

"Hasil dari berjualan ini nanti akan dibuat kegiatan lagi dan sebagian digunakan untuk bagi-bagi makanan ke warga yang membutuhkan," terangnya. 

Wirda Uliyana, Wakil Kepala Sekolah Spemdalas Bidang Kesiswaan menambahkan, sebelum kegiatan terlebih dahulu para siswa memilih menu yang akan dibeli. Kemudian para siswa akan mendapat kupon untuk ditukarkan di stand-stand yang tersedia.

Baca juga: Imbas Viral ODGJ BAB Sembarangan, Alun-Alun Gresik Sepi Pedagang dan Pembeli

Adapun jumlah menu yang tersedia memang sengaja disesuaikan dengan Milad Muhammadiyah.

"Tujuannya untuk melatih kewirausahaan anak-anak sekaligus mengenalkan kuliner tradisional. Makanan yang dijajakan berasal dari wali murid dan rumah makan. Kurang lebih habis 3000 kupon," ucapnya. Grs

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru