DPRD Gresik Minta Pemkab Segera Gulirkan Stimulus Ekonomi Bagi UMKM

surabayapagi.com
Ketua DPRD Gresik H Much Abdul Qodir didampingi Wakil Ketua H Ahmad Nurhamim (kanan) dan Ketua Komisi II Asroin Widiana saat menggelar jumpa pers pada 21 Maret 2022. SP/Grs

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Ketua DPRD Gresik H Moch Abdul Qodir meminta pemkab setempat untuk mempercepat pemulihan ekonomi bagi pelaku UMKM seiring dengan menurunnya angka penderita Covid-19. Caranya, dengan memberikan mereka stimulus fiskal maupun non fiskal. 

Permintaan itu disampaikan Ketua Dewan saat menggelar jumpa pers dengan para jurnalis di Ruang Komisi II DPRD Gresik, Senin (20/3/2022). 

Baca juga: Turnamen Catur dan Bazar UMKM di Wisata Sumber Air Panas Wong Pulungan Pasuruan Meriahkan HUT ISG ke-7 Tahun 2026

"Kami melalui komisi-komisi terkait akan segera mengagendakan pertemuan dengan Diskoperindag dan dinas terkait lainnya agar pemberian stimulus baik fiskal maupun non fiskal segera disalurkan kepada para pelaku UMKM," ujar Qodir yang juga didampingi Wakil Ketua Dewan Ahmad Nurhamim dan Ketua Komisi II Asroin Widiana.

Qodir menjelaskan, stimulus fiskal merupakan bantuan berupa modal dan peralatan bagi pelaku ekonomi kecil dalam kategori Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), termasuk para pedagang kecil di pasar-pasar tradisional. 

"Dari sisi pemberian modal UMKM, kami akan mendorong Bank Gresik untuk berperan lebih aktif," katanya.

Baca juga: Berkah Pergantian Tahun Baru, Penjualan Arang di Pasuruan Naik Dua Kali Lipat

Sementara stimulus non fiskal, lanjut politisi senior PKB, bisa melalui pembebasan pajak dan retribusi daerah yang bisa dinikmati para pelaku UMKM yang selama ini sangat terdampak oleh kondisi pandemi.

Diharapkan, dengan pemberian stimulus fiskal dan nonfiskal bagi para pelaku UMKM dapat segera memulihkan kondisi ekonomi yang terpuruk selama pandemi berlangsung.

Baca juga: Peraih Emas SEA Games 2025, Atlet Panjat Tebing Asal Gresik Kunjungi Tempat Latihan

Sumber-sumber retribusi dari sektor yang dibebaskan itu sudah tidak masuk hitungan proyeksi pendapatan daerah. Jadi tidak akan mempengaruhi target PAD. 

 

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru