SURABAYAPAGI.COM, Sampang - Jeritan pegawai dilingkungan Dinas Kesehatan kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur akibat merajalelanya dugaan pungli.
Berdasarkan keluh kesah para pegawai Dinkes, beberapa pungli yang tidak ada sandaran regulasinya terjadi menimpa kepada pegawai Dinkes.
Baca juga: CV.MH Diduga Mark Up Pengadaan Buku di Wilayah Kecamatan Kota Sampang
"Seperti rapat-rapat program semua bidang di lingkungan Dinkes, uang duduknya dipotong sepuluh persen, dalam setahunnya banyak sekali rapat yang dilaksanakan. Sedangkan perjalanan Dinas keluar kota uang sakunya dipotong 10 persen sampai 15 persen di semua bidang tergantung banyaknya uang sakunya," kata sumber terpercaya di lingkungan Dinas Kesehatan kabupaten Sampang.
Sumber terpercaya tersebut menyampaikan juga uang pemotongan langsung dipotong oleh pihak keuangan dilingkungan Dinas kesehatan kabupaten Sampang.
Baca juga: Vaksinasi Masih Rendah, Dinkes Sampang Temukan 90 Warga Terserang Penyakit Campak
"Kok nggak kasihan, sedangkan pegawai yang menjalankan tugas belum tentu ada hasilnya. Jujur kadang-kadang ada sisanya tapi kalau dipotong seperti itu sebetulnya keberatan, apa boleh kami bawahan,"kata sumber terpercaya tersebut.
Sementara itu, ketika Surabayapagi meminta tanggapan Kepala dinas kesehatan kabupaten Sampang, dr Abdullah Najich melalui WAnya, dalam tanggapannya, “Apa bisa ketemu sama pak Agus.. bisa dijelaskan?”.. “Sy masih d Jakarta” jawabnya. gan
Baca juga: LKPJ Bupati 2025 dan 4 Raperda Inisiatif Berjalan Mulus
Editor : Moch Ilham