Wali Kota Ning Ita Harap KIM Kota Mojokerto Tak Sekedar Corong Pemerintah

surabayapagi.com
Ning Ita saat membuka Penguatan dan Pelatihan Literasi Digital Berkala KIM Tahun 2022 di Sabha Mandala Madya Kantor Pemkot Mojokerto, Selasa (28/6/2022) siang. SP/Dwy AS

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Strategisnya peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dalam membantu Pemerintah Kota Mojokerto menyebar informasi melalui media sosial menjadi atensi khusus Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari.

Petinggi Pemkot ini berharap, KIM tidak hanya berperan sebagai "corong" Pemerintah saja, namun juga bisa memberikan input terkait apa yang menjadi program Pemerintah yang mungkin belum maksimal mengakomodir masyarakat.

Baca juga: Optimalkan Peran Paralegal, Pemkot Mojokerto Gandeng Kejaksaan Gelar Sosialisasi Penyuluhan Hukum 

"Ini agar kami yang ada di jajaran Pemerintahan bisa melakukan evaluasi, karena di setiap lingkungan itu memiliki potensi yang berbeda-beda, sedangkan program Pemerintah ini belum tentu bisa diterapkan sama merata di semua kelurahan," ujar Ning Ita saat membuka Penguatan dan Pelatihan Literasi Digital Berkala KIM Tahun 2022 di Sabha Mandala Madya Kantor Pemkot Mojokerto, Selasa (28/6/2022) siang.

Dengan adanya komunikasi dua arah tersebut, Ning Ita berharap setiap keputusan dan kebijakan yang ditetapkan Pemerintah akan berdampak langsung untuk kemajuan Kota Mojokerto dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Tinjau Pameran Lukisan & Fotografi Media Center Mojokerto, Ning Ita Berharap Jadi Magnet Kunjungan dan Penggerak Ekonomi

"Semoga keberadaan KIM ini benar- benar jadi kekuatan bagi Pemerintah Kota, sinergi yang kuat antara Pemerintah dengan masyarakat, kita saling membutuhkan, ini yang kedepan harus kita kuatkan," imbuhnya.

Sementara itu dalam laporannya, Santi Ratnaning Tiyas, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mojokerto mengatakan, kegiatan pembinaan dan pelatihan ini diikuti 13 KIM se- Kota Mojokerto dengan menghadirkan Narasumber Prof, DR. Dra. Umi Dayati, M.Pd, akademisi dari Universitas Negeri Malang.

Baca juga: Kota Mojokerto Raih Juara II Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Timur

"Pelatihan dan pembinaan literasi digital ini untuk memperkuat kemampuan terkait literasi digital kepada seluruh anggota KIM yang ada di Kota Mojokerto agar memiliki kemampuan dan kompetensi dalam berkomunikasi untuk nantinya dapat menyampaikan informasi kepada masyarakat Kota Mojokerto," ujarnya.

Lebih lanjut Santi berharap dengan pemahaman literasi digital tersebut nantinya akan bermanfaat bagi seluruh KIM dan mampu beradaptasi dalam tantangan baru dalam perkembangan teknologi saat ini. Dwi

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru