Neraca Dagang RI Surplus 31 Bulan Berturut - turut, Capai US$ 5,16 M

surabayapagi.com
Ilustrasi. Foto: Kemenkeu.

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada November 2022 mengalami surplus US$5,16 miliar atau setara dengan Rp80,6 triliun (asumsi kurs Rp15.621 per dolar AS). Surplus neraca perdagangan terjadi karena ekspor lebih tinggi dari impor.

Nilai ekspor Indonesia pada November sebesar US$ 24,12 miliar. Sementara untuk impor mencapai US$ 18,96 miliar.

Baca juga: Ekspor Jatim Turun 2,92 Persen, Impor Melesat 14,36 Persen hingga Mei 2026

Deputi Bidang Statistik Produksi BPS M. Habibullah mengatakan capaian neraca dagang Indonesia sudah mengalami surplus dalam 31 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

"Neraca perdagangan barang mencapai surplus sebesar US$5,16 miliar. Neraca perdagangan Indonesia sampai dengan November 2022 membekukan surplus selama 31 bulan berturut-turut," kata M. Habibullah, Kamis (15/12/2022).

Baca juga: BPS Jatim: Inflasi Juni 2026 Naik 0,30 Persen, Dipicu Bensin dan Tiket Pesawat

Ekspor Indonesia mengalami kenaikan 5,58% secara year on year (yoy) menjadi US$ 24,12 miliar dari periode yang sama tahun lalu yakni US$ 22,85 miliar. Namun, secara bulanan (month to month/mtm) terjadi penurunan sebesar 2,46%.

Sementara nilai impor Indonesia pada November sebesar US$ 18,96 miliar. Nilai impor secara bulanan (mtm) turun 0,91% sedangkan secara tahunan (yoy) juga turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu US$ 19,33 miliar.

Baca juga: BPS Catatan Pendataan Sensus Ekonomi di Kota Madiun Sasar 75.308 Unit

Adapun neraca perdagangan komoditas nonmigas tercatat surplus US$6,83 miliar dengan komoditas penyumbang surplus utama yaitu bahan bakar mineral kode HS 27, lemak dan minyak hewan nabati kode HS 15, serta besi dan baja kode HS 72.

Sedangkan, untuk neraca perdagangan komoditas migas tercatat defisit sebesar US$1,67 miliar dengan komoditas penyumbang defisit yaitu minyak mentah hasil minyak hasil minyak. jk

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru