SURABAYAPAGI.COM, Granollers - Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro mengaku heran saat menyoroti prestasi pembalap sekelas Dani Pedrosa. Aleix Espargaro sebagai salah satu legenda MotoGP menilai seharusnya Dani Pedrosa mampu menyabet gelar juara dunia MotoGP dalam kariernya.
Sebagaimana diketahui, Dani Pedrosa pernah ketatnya persaingan di MotoGP bersama Repsol Honda pada 2006. Hingga akhirnya, pembalap asal Spanyol itu memutuskan untuk pensiun pada 2019 silam.
Baca juga: Fokus Kembangkan Mesin V4, Yamaha Siap Masuki Era Baru MotoGP di Musim 2027
Performanya bersama tim pabrikan asal Jepang itu bisa dibilang sangat apik. Dalam perebutan gelar juara, Pedrosa kerap bersaing sangat ketat dengan pembalap lain khususnya Jorge Lorenzo.
Kendati demikian, selama 13 tahun membela Repsol Honda di MotoGP , Pedrosa nihil gelar. Ia selalu nyaris menjadi juara karena meraih posisi runner up sebanyak tiga kali di ajang balap motor kasta tertinggi tersebut.
Espargaro sangat menyayangkan hal tersebut. Kakak dari Pol Espargaro ini menilai kalau setidaknya Pedrosa bisa mendapat dua atau tiga gelar juara MotoGP.
Baca juga: Firasat Buruk Marc Marquez di Sirkuit Mandalika Tak Akan Bisa Menang atau Naik Podium
“Saya pikir salah satu ketidakadilan terbesar dalam olahraga ini adalah bahwa Dani tidak memiliki gelar, setidaknya dua atau tiga gelar juara MotoGP,” kata Aleix Espargaro, dilansir dari Motosan, Jumat (16/12/2022).
Aleix Espargaro merasa tidak terima dengan kondisi mantan tandem Marc Marquez tersebut. Menurutnya, tidak adanya gelar yang diraih Dani Pedrosa merupakan ketidakadilan terbesar dalam sejarah MotoGP.
Baca juga: Marc Marquez Kunci Gelar Juara Dunia ke-7 di MotoGP Usai Balapan di Motegi
“Bahwa Dani Pedrosa bukan juara dunia MotoGP adalah salah satu hal paling tidak adil dalam sejarah sepeda motor,” ujarnya.
Untuk Diketahui, Dani Pedrosa sampai saat ini belum meninggalkan dunia MotoGP meski sudah pensiun sebagai pembalap. Pasalnya saat ini, ia berprofesi sebagai pembalap penguji untuk tim KTM. grn
Editor : Redaksi