Konsleting Kipas Angin dan AC, Bengkel Motor di Undaan Kulon Dilalap Si Jago Merah

surabayapagi.com
Petugas DPKP Surabaya saat memadamkan api kebakaran. Foto: SP/Ariandi.

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Insiden kebakaran terjadi di sebuah ruko tiga lantai milik Wibisono Prayogo yang terletak di Jalan Undaan Kulon No 5A, Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, Selasa (20/12/2022). Peristiwa itu dilaporkan ke Command Center 112 Surabaya sekitar pukul 09.06 WIB.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya langsung mengerahkan sebanyak 4 unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api. Petugas sempat kesulitan menuju ke lantai tiga karena akses menuju kamar lantai 3 terdapat ban, oli, genset dan kertas dengan ketinggian 1 meter, dengan akses hanya 60 sentimeter.

Baca juga: Pasar Burung Srijaya di Kota Madiun Terbakar: 4 Kios dan Puluhan Burung Ludes Tak Tersisa

"Akses menuju kamar di lantai 3 tersebut tertutup reklame dari depan. Hanya bisa dilewati satu orang dengan posisi jalan miring, sehingga untuk mengeluarkan asap, tim harus memecahkan kaca dan blower. Selain itu sumber air berada di sebelah tampungan PLN," kata salah satu petugas Info Kedaruratan 112 Surabaya, Dhee Nathalia.

Beruntung api berhasil dipadamkan dengan cepat sebelum menjalar ke barang lain yang mudah terbakar. Api yang awal mula diduga muncul dari pojok kamar di lantai 3 ruko itu berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.30 WIB. Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Baca juga: Oven Pengering Tusuk Sate Terbakar, Pemilik Oven alami kerugian sekitar puluhan juta Rupiah

"Luas bangunan di lantai 3 kurang lebih 3x15 meter. Sedangkan luas yang terbakar 1 kamar kurang lebih 2x4 meter," ujarnya.

Kepala DPKP Surabaya Dedik Irianto mengatakan, penyebab kebakaran sementara diduga berasal dari konsleting kipas angin dan AC. Api dari konsleting kipas angin dan AC lalu menyambar ke ban, oli, kertas serta genset

“Dugaan sementara, sumber api dari korsleting AC di dalam ruangan tersebut. Kata saksi, sudah sempat tercium bau sekitar pukul 07.00 di ruko samping yang digunakan sebagai panti Werda,” ujar Dedik.

Baca juga: Pengelola Gedung, Jadi Tersangka Kebakaran yang Tewaskan 22 orang

Kebakaran ruko tersebut dibenarkan oleh Kanitreskrim Polsek Genteng Iptu Sutrisno.

“Beruntung hanya kertas yang terbakar dan tidak sampai ke ruangan lain. Ruko ini dulunya toko aki. Namun, sekarang digunakan servis motor,” tutur Iptu Sutrisno. ari

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru