Jelang Imlek, Penjualan Angpao Meningkat

surabayapagi.com
Penjualan angpao di PTC Mall Surabaya. SP/Ariandi.

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2023, Toko-toko yang menjual ragam dan jenis pernak-pernik mulai dari lampion, kue keranjang, hio, barongsai, dan angpao dipadati oleh warga keturunan Tionghoa.

Kebanyakan dari mereka mencari perlengkapan Imlek berwarna merah dan ramai memburu kue keranjang yang menjadi salah satu simbol dari perayaan Imlek.

Baca juga: Jelang Imlek, Produsen Kue Keranjang Mulai Banjir Pesanan hingga Luar Pulau

Salah satu pedagang pernak-pernik ornamen di kawasan Pakuwon Trend Center (PTC) Mall Surabaya mengaku mengalami peningkatan penjualan menjelang perayaan Imlek yang jatuh pada 22 Januari 2023.

“Penjualan Angpao saat ini makin ramai dan makin digemari di kota Surabaya,” kata pemilik toko Lotus yang terletak di lantai LG Mall TC Lim Eddy P saat diwawancarai oleh wartawan Harian Surabaya Pagi.

Saat disinggung mengenai harga angpao, Lim Eddy mengatakan bahwa harga angpao masih cenderung stabil.

Baca juga: Tak Perlu Ribet, Daftar Sekolah Swasta Surabaya Kini Cukup Lewat SPMB Online

“Untuk menyambut hari raya Imlek harga masih stabil mulai Rp 5 ribu - 20 ribu mengingat ekonomi belum pulih. " ujarnya.

Sebagai informasi, angpao adalah amplop berisi uang yang biasanya terbuat dari kertas merah. Angpao memiliki nama lain “hongbao”.

Baca juga: SPMB Surabaya 2025: Jalur Afirmasi hingga Prestasi, Cek Syarat dan Tanggalnya

Sebagai tanda keberuntungan dan kasih sayang, angpao biasanya diberikan kepada anak-anak, keluarga, atau teman-teman.

Amplop merah sendiri mempunyai makna filosofis berupa simbol keberuntungan, kekayaan dan kesuksesan. Warna merah diyakini mampu menghadirkan energi positif dan menghilangkan keburukan. ari

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru