SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Warga kampung Jalan Simo Pomahan Baru Barat Surabaya dihebohkan dengan terganggunya sinyal Wi-Fi yang mereka gunakan bersama pada Sabtu (18/2/2023). Saat warga mengecek tiang pemancar, ternyata ada seekor ular sepanjang 3 meter melilit tiang tersebut.
Sekretaris BPBD Linmas Surabaya Ridwan Mubarun mengatakan, kecurigaan warga tersebut berawal saat sinyal Wifi mereka yang tiba-tiba terganggu.
Baca juga: Macetnya Surabaya, tak Separah Bandung dan Jakarta
"Jadi, keterangan warga saat itu signal Wi-Fi kampung tidak stabil. Akhirnya dicek di atas tower ternyata ada ular yang melilit di bagian pemancarnya," kata Ridwan, Sabtu (18/2/2023).
Mengetahui hal tersebut, warga bergegas menghubungi Command Center 112 pada pukul 07.35 WIB guna mengevakuasi ular yang melilit diatas tiang pemancar. Tak berselang lama, petugas tiba di lokasi kejadian pukul 07.39 WIB dan langsung melakukan proses evakuasi dengan cara memanjat tower setinggi 7 meter tersebut.
“Petugas yang datang ke lokasi kemudian mengevakuasi ular Sanca Kembang dengan memanjat tiang pemancar tower,” ujarnya.
Setelah 1 jam proses evakuasi, petugas berhasil menangkap kepala ular itu kemudian menarik tubuhnya yang cukup kuat melilit tiang pemancar.
Baca juga: Potensi Besar Dongkrak PAD, Pengelolaan Wisata Kebun Raya Mangrove Masih Setengah Hati
"Proses evakuasi dengan cara naik di atas tower itu berlangsung kurang lebih 1 jam hingga ular bisa diselamatkan," tuturnya.
Ridwan menuturkan, ular yang ditemukan warga melilit tiang pemancar Wi-Fi bersama di kampung itu berjenis sanca kembang dan berdiameter sekitar 10 cm.
Baca juga: Gubernur Khofifah Resmikan Rehabilitasi SMANOR Sidoarjo, Perkuat Pembinaan Atlet Jatim
Kejadian tersebut pun sempat membuat panik warga. Aksi petugas yang melakukan evakuasi pun viral di media sosial.
Sekali pun sempat membuat gaduh warga, beruntung tak ada korban akibat kejadian tersebut. Saat ini, ular telah diamankan ke kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya.
“Ular tersebut bisa dievakuasi oleh petugas dan diamankan ke kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan penyelamatan Kota Surabaya," pungkasnya. ari
Editor : Redaksi